GemaWarta – 28 Juli 2026 | Sebuah kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api Bulak Kapal, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin (27/7/2026) dini hari. Kecelakaan tersebut melibatkan Kereta Api (KA) Gajayana tambahan nomor 7002A dan sebuah mobil pikap double cabin Mitsubishi Triton.
Menurut keterangan saksi, kecelakaan bermula ketika dua mobil melaju dari Jalan HM Joyomartono menuju Jalan Pahlawan untuk melintasi rel kereta api. Saat itu, palang pintu manual di perlintasan masih dalam kondisi terbuka. Mobil pertama berhasil melintas dengan selamat, namun mobil kedua yang dikemudikan oleh korban bernama Alfaruq (22) tertabrak KA Gajayana dan terseret sejauh 30 meter.
Akibat benturan keras tersebut, mobil korban mengalami kerusakan parah dan korban tewas terjepit di dalam mobil. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi. Kecelakaan ini menyebabkan pengemudi mobil meninggal dunia di lokasi kejadian.
Personel Brimob Polda Metro Jaya ikut membantu evakuasi mobil yang tertabrak KA Gajayana di Bekasi. Mereka membantu mengamankan area, evakuasi korban, dan mengawal ambulans menuju RSUD Bekasi Kota.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, mengonfirmasi peristiwa kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan berawal saat dua mobil melintas di lokasi dengan palang pintu manual terbuka. Mobil pertama lolos, namun mobil korban tertabrak dan terseret sejauh 30 meter.
Sehari setelah kecelakaan maut KA Gajayana, pengendara tetap nekat melintas di pelintasan Bulak Kapal. Deretan sepeda motor dan mobil kembali mengular di kedua sisi rel. Klakson kendaraan saling bersahutan, sementara para pengendara langsung berebut melintas begitu kereta lewat.
Di tengah kepadatan itu, beberapa penjaga pelintasan swadaya mengenakan rompi biru tampak sibuk mengatur arus lalu lintas. Dengan peluit yang terus ditiup dan sebatang bambu yang digunakan layaknya tongkat pengatur lalu lintas, mereka bergantian menghentikan dan mengarahkan kendaraan agar tidak memasuki rel saat kereta melintas.
Kecelakaan ini merupakan peringatan bagi para pengendara untuk lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api. Pentingnya keselamatan dan kedisiplinan dalam berlalu lintas harus selalu ditekankan untuk mencegah kecelakaan serupa terjadi di masa depan.











