Ekonomi

IHSG Diprediksi Menguat, 5 Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Indeks

×

IHSG Diprediksi Menguat, 5 Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Indeks

Share this article
IHSG Diprediksi Menguat, 5 Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Indeks
IHSG Diprediksi Menguat, 5 Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Indeks

GemaWarta – 03 Agustus 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menguat pada perdagangan Senin (3/8) setelah pada pekan sebelumnya mencatat kenaikan sebesar 0,64%. Kenaikan ini didorong oleh beberapa faktor internal dan eksternal, termasuk keputusan the Federal Reserve (the Fed) untuk mempertahankan suku bunga di 3,5%-3,75% pada Federal Open Market Committee (FOMC).

Selain itu, rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) AS yang lebih rendah dibandingkan dengan harapan serta inflasi Personal Consumption Expenditure (PCE) AS yang melandai juga mempengaruhi pergerakan IHSG. Faktor lain yang mempengaruhi IHSG adalah kondisi geopolitik Timur Tengah yang cenderung mereda, sehingga mendorong penurunan harga minyak dan meredakan kekhawatiran inflasi global.

🔖 Baca juga:
Kinerja Terbaru Saham BUMI: Rekomendasi Beli di Tengah Turunnya IHSG April 2026

Menurut analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan target rentang 6.352 hingga 6.545 pada Senin. Namun, perlu diwaspadai adanya potensi pembalikan arah dalam jangka pendek ke rentang 6.108-6.187. Sementara itu, Phintraco Sekuritas juga memperkirakan IHSG masih berpotensi menguat pada pekan depan dengan menguji area 6.300 hingga 6.380.

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga mempengaruhi pergerakan IHSG. Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian terpangkas 21,86% menjadi Rp 15,44 triliun dari Rp 19,76 triliun pada pekan sebelumnya. Rata-rata volume transaksi harian BEI juga merosot 31,23% menjadi 30,04 miliar saham dari 43,68 miliar saham pekan lalu.

🔖 Baca juga:
BI Rate dan Dampaknya terhadap Perekonomian: Analisis Terbaru

Kondisi ini berbeda dari pekan lalu yang tercatat aksi jual Rp 3,37 triliun. Sementara itu, investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp 250,58 miliar dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp72,987 triliun.

Dalam beberapa hari terakhir, IHSG mengalami pergerakan yang cukup fluktuatif. Namun, dengan adanya beberapa faktor yang mendukung, IHSG diprediksi akan menguat pada perdagangan Senin. Oleh karena itu, investor perlu memantau pergerakan IHSG dengan seksama dan melakukan analisis yang tepat sebelum membuat keputusan investasi.

🔖 Baca juga:
Jelang Rebalancing MSCI Mei, Saham Ini Siap Curi Perhatian Investor

Kesimpulan, IHSG diprediksi akan menguat pada perdagangan Senin setelah pada pekan sebelumnya mencatat kenaikan sebesar 0,64%. Faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pergerakan IHSG perlu dipantau dengan seksama oleh investor. Dengan melakukan analisis yang tepat dan mempertimbangkan beberapa faktor yang mempengaruhi pergerakan IHSG, investor dapat membuat keputusan investasi yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *