GemaWarta – 05 Agustus 2026 | Peru baru-baru ini menyaksikan momen bersejarah dengan dilantiknya Keiko Fujimori sebagai presiden. Namun, jabatannya ini tidak hanya disambut dengan pujian, melainkan juga kritik dari berbagai penjuru. Salah satu yang menarik perhatian adalah ketika Karen Schwarz, seorang tokoh televisi dan pemilik merek pakaian dalam Valente, memuji Keiko Fujimori atas pengakuan presiden terhadap kualitas produknya.
Keiko Fujimori sendiri telah membuat keputusan penting sejak awal pemerintahannya, termasuk penunjukan beberapa mantan pejabat dari pemerintahan Dina Boluarte sebagai viceminister. Langkah ini menuai pro dan kontra, dengan sebagian menganggapnya sebagai upaya untuk mempertahankan stabilitas, sementara yang lain melihatnya sebagai tanda kekurangan visi baru.
Di sisi lain, Keiko Fujimori juga telah menunjukkan ketertarikannya untuk memperkuat hubungan dengan Amerika Serikat, terutama dengan penunjukan Carlos Espá sebagai Menteri Luar Negeri. Espá, yang pernah bekerja di Kedutaan Besar AS di Lima, dikenal karena pandangannya yang pro-AS dan kritiknya terhadap pengaruh China di Peru.
Meskipun demikian, Keiko Fujimori juga berusaha untuk tidak menutup pintu bagi hubungan dengan China, menyatakan keinginannya untuk mempertahankan dinamika hubungan yang baik dengan negara tersebut. Ini menunjukkan bahwa pemerintahannya berusaha untuk menjaga keseimbangan dalam kebijakan luar negeri, terutama dalam konteks persaingan antara AS dan China.
Sementara itu, Kenji Fujimori, adik laki-laki Keiko, telah mengeluarkan pernyataan yang menenangkan tentang tidak adanya konflik dalam keluarga mereka, menegaskan bahwa setiap anggota keluarga memiliki peran dan tujuan yang sama untuk kebaikan negara.
Dalam beberapa minggu pertama pemerintahannya, Keiko Fujimori telah menghadapi tantangan yang signifikan, dari kritik internal hingga tekanan eksternal. Namun, dengan langkah-langkah yang diambil, terlihat bahwa dia berusaha untuk membangun fondasi yang kuat untuk pemerintahannya, baik dalam negeri maupun luar negeri.
Kesimpulan dari awal pemerintahan Keiko Fujimori menunjukkan bahwa Peru memasuki era baru dengan harapan dan tantangan. Dengan keputusan-keputusan strategis dan upaya untuk memperkuat hubungan internasional, Keiko Fujimori berusaha untuk membawa Peru menuju kemajuan dan stabilitas, meskipun di tengah kritik dan ketidakpastian.











