GemaWarta – 05 Agustus 2026 | Jakarta, ibu kota Indonesia, telah menetapkan target untuk menjadi salah satu kota global terkemuka pada 2030. Gubernur Pramono Anung menargetkan Jakarta masuk 50 besar kota global pada 2030 dan berada dalam jajaran Top 20 Global City pada 2045. Namun, bagi Pemprov DKI, target tersebut bukan sekadar soal peringkat dunia, melainkan bagian dari upaya membangun Jakarta sebagai kota yang nyaman dihuni dan mampu bersaing di tingkat global.
Atika Nur Rahmania, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, menyampaikan bahwa transformasi tersebut diarahkan untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang mampu menarik investasi, melahirkan inovasi, menjadi rumah bagi talenta terbaik, sekaligus memberikan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat.
Jakarta telah menjadi pusat jasa keuangan, perdagangan, pemerintahan, bisnis, ekonomi digital, sekaligus gerbang Indonesia menuju pasar global. Untuk mencapai visi tersebut, terdapat tiga isu utama yang menjadi fokus pembangunan, yaitu memperkuat Jakarta sebagai pusat ekonomi berbasis inovasi dan jasa bernilai tambah tinggi, menghadirkan kota yang nyaman untuk ditinggali, dan memperkuat posisi Jakarta sebagai hub internasional Indonesia.
Transformasi menuju kota global ini dilakukan secara terukur, dengan menggunakan indikator pembangunan daerah dan standar internasional sebagai acuan untuk mengevaluasi daya saing Jakarta dibandingkan kota-kota besar dunia. Salah satu indikator utama yang digunakan adalah Global Cities Index (GCI) yang diterbitkan Kearney.
Di sisi lain, Jakarta juga terus berbenah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya. Salah satu contoh adalah pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai, yang direncanakan bakal mulai beroperasi pada Agustus 2026. LRT ini akan memiliki panjang lintasan 6,4 kilometer dan lima stasiun, yaitu Stasiun Rawamangun, Stasiun Pramuka, Stasiun Kayu Manis, Stasiun Matraman, dan Stasiun Manggarai.
Kemudian, Pemerintah juga terus mendorong investasi di Jakarta, seperti yang dilakukan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menawarkan insentif kepada Toyota untuk memindahkan produksi dari Thailand ke Indonesia. Ini merupakan upaya untuk membuat Jakarta menjadi pusat industri yang lebih kompetitif dan menarik bagi investor.
Dalam kesimpulan, Jakarta terus berusaha untuk menjadi kota global yang lebih baik, dengan fokus pada pembangunan yang berkelanjutan, inovasi, dan kenyamanan masyarakat. Dengan strategi yang tepat dan investasi yang efektif, Jakarta diharapkan dapat mencapai target menjadi salah satu kota global terkemuka pada 2030.











