GemaWarta – 07 Agustus 2026 | Typhoon Noul baru-baru ini menghantam Hong Kong, menyebabkan kerusakan parah dan gangguan pada aktivitas sehari-hari. Badai ini tidak hanya mempengaruhi Hong Kong, tetapi juga wilayah sekitarnya, termasuk Macau.
Menurut laporan, typhoon ini menyebabkan penurunan pendapatan kasino di Macau sebesar 8,4% pada bulan Juli. Hal ini disebabkan oleh penurunan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Macau akibat cuaca buruk.
Selain itu, petani di Hong Kong juga mengalami kerugian besar akibat hujan terus-menerus yang menyebabkan tanaman mereka gagal panen. Seorang petani di Yuen Long melaporkan kerugian sebesar HK$300.000 akibat kegagalan panen sunflower.
Bulan Juli lalu juga merupakan bulan kedua terbasah dalam sejarah Hong Kong, dengan curah hujan mencapai 790,3 mm, lebih dari dua kali lipat curah hujan normal pada bulan Juli. Badai ini juga menyebabkan pembatalan penerbangan dan gangguan pada transportasi lainnya.
Dalam beberapa minggu terakhir, volume kargo udara global mengalami penurunan sebesar 3% pada minggu ke-30, dengan kapasitas kargo udara juga menurun sebesar 1%. Penurunan ini dipengaruhi oleh cuaca buruk dan gangguan pada transportasi.
Kerugian akibat typhoon ini tidak hanya dirasakan oleh Hong Kong dan Macau, tetapi juga oleh wilayah lain yang terkena dampak badai ini. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana alam untuk mengurangi dampak kerugian akibat bencana alam.





