Nasional

Indonesia Cetak Sejarah di ASEAN dengan Pembangunan Kapal Selam Scorpène

×

Indonesia Cetak Sejarah di ASEAN dengan Pembangunan Kapal Selam Scorpène

Share this article
Indonesia Cetak Sejarah di ASEAN dengan Pembangunan Kapal Selam Scorpène
Indonesia Cetak Sejarah di ASEAN dengan Pembangunan Kapal Selam Scorpène

GemaWarta – 08 Agustus 2026 | Pembangunan kapal selam Scorpène untuk TNI Angkatan Laut (TNI AL) telah dimulai di PT PAL Indonesia, Surabaya. Proyek ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan Indonesia sebagai negara ASEAN pertama yang membangun kapal selam di dalam negeri.

Prosesi first steel cutting menjadi tanda dimulainya pembangunan fisik kapal selam sekaligus tahapan awal kerja sama antara PT PAL Indonesia dan Naval Group dalam memasuki tahap implementasi program. Sebelum masuk tahap pembangunan, program Kapal Selam Scorpène telah melalui sejumlah proses pra-produksi, salah satunya Qualification Section, yang dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas, sistem produksi, serta kompetensi sumber daya manusia sesuai standar internasional Naval Group.

🔖 Baca juga:
Mengenang Achmad Sutjipto: Mantan KSAL yang Meninggalkan Warisan

Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menegaskan bahwa dimulainya pembangunan kapal selam Scorpène menjadi momentum ketika Indonesia membuktikan bahwa kita mampu membangun kemampuan strategis nasional secara berkelanjutan. Proyek tersebut tidak hanya berkaitan dengan pembangunan sebuah platform pertahanan, tetapi juga mencakup transfer teknologi dan peningkatan kompetensi engineer Indonesia.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan bahwa pembangunan kapal selam Scorpène melibatkan putra-putri terbaik Indonesia dengan dukungan dan pendampingan dari Naval Group Prancis. Menurut dia, kapal selam yang dibangun di Indonesia merupakan generasi terbaru Scorpène.

Pembangunan kapal selam diharapkan memperkuat ekosistem serta kemandirian industri pertahanan nasional. Dengan demikian, Indonesia dapat meningkatkan kemampuan pertahanannya dan menjadi lebih mandiri dalam hal industri pertahanan.

🔖 Baca juga:
Perubahan Jabatan di Korps Marinir dan Evaluasi Latihan Dasar Militer bagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih

Di samping itu, TNI AU juga menggelar Pelatihan Administrasi Intelijen dan Pelatihan Kepala Satuan Intelijen Angkatan Ke-5 di Markas Besar TNI AU Gedung IMC Dispamsanau, Cilangkap, Jakarta Timur. Pelatihan tersebut digelar untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel dalam bidang intelijen.

Asisten Intelijen Kasau, Marsda TNI Jatmiko Adhi, mengatakan bahwa kualitas produk intelijen sangat ditentukan oleh kemampuan personel dalam menyusun administrasi yang tertib, sistematis, dan sesuai dengan standar yang berlaku. Melalui pelatihan tersebut, diharapkan TNI AU mampu menciptakan SDM intelijen yang berintegritas tinggi dan adaptif dalam dinamika lingkungan.

Dalam acara ziarah para mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) bersama purnawirawan TNI Angkatan Laut di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) sekaligus mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono memimpin yel-yel "Sehat, Semangat, Bahagia!" yang menggema lebih kompak.

🔖 Baca juga:
Agustus 2026: Bulan Purnama, Gerhana Matahari Total, dan Hujan Meteor Perseid

Keseluruhan kegiatan tersebut menunjukkan kemajuan dan perkembangan TNI Angkatan Laut dalam meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel, serta memperkuat ekosistem industri pertahanan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *