GemaWarta – 09 Agustus 2026 | Mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) Yudo Margono menegaskan bahwa masa pensiun bukan berarti berakhirnya pengabdian seorang prajurit kepada bangsa dan negara. Bagi Yudo Margono, pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki purnawirawan TNI Angkatan Laut (AL) masih dapat memberikan manfaat bagi institusi dan masyarakat.
Yudo Margono mengajak para purnawirawan TNI AL untuk tetap berkontribusi meski tidak lagi mengenakan pakaian dinas dan menjalankan tugas aktif. “Kami mengajak pada seluruh purnawirawan, setelah purna ini jangan hanya berhenti saja. Istilahnya jangan istirahat, tetapi tetap mengabdi,” kata Yudo.
Menurut Yudo Margono, pengabdian kepada negara tidak semata-mata diukur dari status sebagai prajurit aktif. Seorang purnawirawan tetap memiliki ruang untuk memberikan kontribusi melalui pengalaman, pemikiran, serta pengetahuan yang diperoleh selama bertugas.
Yudo Margono mencontohkan bahwa Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) aktif memberikan kajian kepada TNI AL tentang pengoperasian alat utama sistem senjata yang baru. Hal tersebut dilakukan untuk membantu TNI AL memaksimalkan fungsi alutsista sesuai dengan kebutuhan pertahanan laut Indonesia.
PPAL juga berupaya memberi kajian tentang operasional TNI AL secara umum untuk kepentingan pengembangan organisasi. Kajian itu diyakini Yudo Margono akan menjadi salah satu pertimbangan pimpinan TNI AL dalam memutuskan ragam langkah strategis.
Yudo Margono juga menegaskan bahwa PPAL tidak terlibat dalam pengambilan keputusan maupun pelaksanaan operasi. Organisasi purnawirawan hanya memberikan masukan berdasarkan pengalaman selama berdinas.
Di samping itu, Yudo Margono juga mengajak para purnawirawan untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa dengan menggelar ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Kegiatan ziarah ini sangat penting dilakukan para purnawirawan demi menjaga semangat perjuangan para pahlawan.
Yudo Margono berharap bahwa dengan terus mengenang jasa para pahlawan bangsa, para purnawirawan bisa semakin terpanggil dalam menumbuhkan semangat pengabdian kepada negara walaupun sudah tidak lagi berdinas di TNI AL.
Dalam kesimpulan, Yudo Margono menekankan bahwa purnawirawan TNI AL tetap memiliki peran penting dalam mengabdi kepada negara dan bangsa. Mereka dapat memberikan kontribusi melalui pengalaman, pemikiran, serta pengetahuan yang diperoleh selama bertugas.











