GemaWarta – 08 Agustus 2026 | Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan PT Transjakarta untuk memperketat rekrutmen pramudi dan melakukan pengawasan secara profesional. Hal ini dilakukan untuk mencegah kasus kecelakaan sopir JakLingko yang menabrak seorang lansia di Jakarta Barat.
Menurut Kenneth, proses rekrutmen sopir angkutan umum harus dilakukan secara ketat dan profesional. Setiap calon pengemudi wajib dipastikan memiliki kompetensi mengemudi yang memadai, kondisi kesehatan fisik dan mental yang prima, rekam jejak yang baik, serta mampu mengendalikan emosi saat bertugas di jalan.
PT Transjakarta telah memiliki fasilitas yang dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia transportasi publik, yakni Akademi Transjakarta. Keberadaan lembaga tersebut seharusnya menjadi garda terdepan dalam mencetak pramudi (sopir) maupun pramusapa yang profesional, berintegritas, serta memiliki standar pelayanan dan keselamatan yang tinggi.
Di sisi lain, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan mengevaluasi rute Mikrotrans 48 setelah mendapat keluhan dari pengemudi angkutan kota (angkot) M44. Evaluasi tersebut akan dibahas bersama Transjakarta dan pihak terkait pada pekan depan.
Selain itu, Transjakarta juga memperpanjang jam operasional rute 1W Blok M-Ancol hingga dini hari, yaitu pukul 05.00-02.00 WIB, untuk memfasilitasi penonton konser di Ancol. Rute 1W menghubungkan Blok M dengan Ancol dan melewati sejumlah kawasan strategis.
Untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang, Transjakarta juga menyediakan layanan tambahan, seperti area duduk dan tenant makanan di Halte Bundaran HI. Pengunjung dapat menikmati jajanan dan pemandangan kota dari ketinggian saat suasana makin cantik.
Kesimpulan, Transjakarta terus berupaya untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang melalui optimalisasi rute, rekrutmen pramudi yang ketat, dan penyediaan layanan tambahan. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi umum di Jakarta.









