GemaWarta – 25 April 2026 | GAC Aion memperkenalkan generasi terbaru mobil listriknya, Aion 2, yang dijadwalkan meluncur di Indonesia pada pertengahan 2026. Model ini menjadi bagian penting dari strategi GAC untuk memperluas jejaknya di pasar otomotif Asia Tenggara, terutama setelah keberhasilan pabrik Aion di Purwakarta yang dibuka pada awal 2025. Aion 2 menargetkan segmen menengah‑atas dengan mengusung teknologi hybrid plug‑in, desain futuristik, dan performa yang kompetitif.
Berbeda dengan varian listrik murni, Aion 2 dilengkapi sistem plug‑in hybrid electric vehicle (PHEV) yang memadukan mesin bensin 2.0 liter dengan motor listrik berdaya tinggi. Total tenaga yang dihasilkan mencapai 373 tenaga kuda dengan torsi maksimum 630 Nm, memungkinkan akselerasi yang responsif sekaligus efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Dalam mode listrik murni, Aion 2 mampu menempuh jarak hingga 150 kilometer, sementara kombinasi mesin dan motor memperpanjang jangkauan total hingga lebih dari 1.000 kilometer tanpa perlu mengisi ulang bahan bakar atau baterai.
Dimensi Aion 2 juga dirancang untuk bersaing di segmen MPV premium. Panjang kendaraan mencapai 5.210 mm, lebar 1.895 mm, dan tinggi 1.825 mm, dengan jarak sumbu roda 3.080 mm. Kabin interior menawarkan ruang lapang untuk tujuh penumpang, dilengkapi material premium dan fitur hiburan terkini, termasuk layar sentuh besar, sistem audio berkelas, serta integrasi smartphone yang mulus. Desain eksterior menonjolkan garis aerodinamis dan lampu LED adaptif, menegaskan identitas modern yang menjadi ciri khas Aion.
Peluncuran Aion 2 tidak lepas dari persaingan sengit di pasar Indonesia. Chery, produsen otomotif asal Tiongkok, menyiapkan model listriknya yang dinamai Chery QQ 2026. Kendaraan ini menargetkan konsumen muda yang menginginkan mobil listrik modern dengan harga terjangkau. Sementara itu, Geely memperkenalkan EX 2, SUV listrik yang mengusung teknologi baterai berkapasitas tinggi dan fitur keselamatan canggih. Kedua kompetitor ini menyiapkan strategi pemasaran agresif, termasuk jaringan dealer yang luas dan program pembiayaan khusus.
GAC menanggapi tantangan tersebut dengan memperkuat jaringan dealer di seluruh Indonesia, mengandalkan dukungan dari mitra lokal untuk membangun kepercayaan konsumen. Upaya ini sejalan dengan inisiatif Aion di Inggris, di mana perusahaan mendukung dealer untuk meningkatkan layanan purna jual dan layanan pengisian daya, meskipun detail spesifiknya tidak dapat diakses sepenuhnya karena pembatasan konten.
Berikut adalah perbandingan singkat antara Aion 2, Chery QQ 2026, dan Geely EX 2:
- Aion 2: PHEV, tenaga 373 TK, jangkauan listrik 150 km, total jangkauan >1.000 km, kapasitas 7 penumpang.
- Chery QQ 2026: EV murni, tenaga diperkirakan 150 TK, jangkauan listrik sekitar 350 km, kapasitas 5 penumpang.
- Geely EX 2: EV murni, tenaga 200 TK, jangkauan listrik sekitar 400 km, kapasitas 5 penumpang.
Selain spesifikasi teknis, faktor infrastruktur pengisian daya menjadi kunci keberhasilan penjualan kendaraan listrik di Indonesia. Pemerintah bersama swasta telah berkomitmen meningkatkan jumlah stasiun pengisian cepat, terutama di kota‑kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung. GAC berencana menempatkan jaringan fast‑charging di dealer resmi serta bekerja sama dengan operator energi untuk memperluas cakupan layanan.
Di sisi lain, regulasi pajak kendaraan listrik yang lebih ringan dan insentif pembiayaan menjadi dorongan tambahan bagi konsumen. Pemerintah Indonesia menargetkan 20 % penjualan mobil baru pada 2030 berasal dari kendaraan listrik, sehingga produsen seperti GAC, Chery, dan Geely berupaya menyesuaikan portofolio produk mereka dengan kebijakan ini.
Secara keseluruhan, peluncuran Aion 2 menandai langkah strategis GAC dalam mengukuhkan posisi di pasar otomotif listrik Indonesia. Dengan kombinasi teknologi hybrid canggih, desain premium, dan jaringan dealer yang diperkuat, Aion 2 siap menantang Chery QQ 2026 dan Geely EX 2 dalam merebut pangsa pasar yang semakin kompetitif. Persaingan ini diharapkan mendorong inovasi lebih lanjut, mempercepat adopsi kendaraan listrik, dan meningkatkan kualitas layanan bagi konsumen di seluruh nusantara.











