GemaWarta – 15 Agustus 2026 | Pemerintah Indonesia telah meluncurkan skema insentif untuk program 1 juta unit motor listrik nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui program motor listrik nasional ini.
Menurut Airlangga, skema insentif ini sedang dimatangkan dan pemerintah masih menghitung kebutuhan anggaran berdasarkan jumlah motor listrik yang akan mendapatkan insentif. Ia juga menyebutkan bahwa dua merek motor listrik yang masuk dalam pembahasan program insentif 1 juta unit motor listrik adalah Alva dan Gesits.
Program motor listrik nasional ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak. Pemerintah juga berencana untuk mempercepat proses elektrifikasi mobilitas rakyat dan mengurangi subsidi BBM.
Indomobil eMotor, salah satu produsen motor listrik lokal, telah mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 50 persen, di atas standar minimum 40 persen yang menjadi acuan bagi kendaraan listrik. CEO PT Indomobil Emotor Internasional Pius Wirawan mengatakan bahwa pengembangan kendaraan listrik tidak cukup hanya dengan menghadirkan produk ke pasar, tetapi juga memerlukan fondasi industri, jaringan penjualan, serta dukungan purna jual yang memberikan kepastian kepada konsumen dalam jangka panjang.
Presiden Prabowo Subianto juga mengumumkan bahwa pemerintah akan memberikan insentif besar bagi perusahaan nasional untuk memproduksi satu juta motor listrik di dalam negeri. Ia mengatakan bahwa kebijakan ini berdampak pada penurunan biaya perjalanan, pengurangan subsidi BBM, dan pengembangan industri nasional.
Menurut Presiden Prabowo, motor listrik buatan dalam negeri berpotensi memberikan penghematan yang bagi masyarakat, dengan biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk motor listrik itu 50 persen lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk motor berbahan bakar minyak saat ini. Ia juga mengatakan bahwa pemerintah telah meluncurkan ekosistem motor listrik nasional dan menyiapkan insentif bagi perusahaan Indonesia yang mampu memproduksi motor listrik dalam jumlah besar.
Kesimpulan dari program motor listrik nasional ini adalah bahwa pemerintah Indonesia serius dalam mengembangkan industri kendaraan listrik dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak. Dengan skema insentif yang diluncurkan, diharapkan bahwa masyarakat Indonesia akan beralih ke kendaraan listrik dan mengurangi biaya perjalanan mereka.







