GemaWarta – 06 Agustus 2026 | Mobil listrik kini menjadi salah satu tren di industri otomotif Indonesia. Banyak pabrikan asal China yang memasuki pasar Indonesia dengan produk mobil listrik mereka. Salah satu pabrikan tersebut adalah Jetour, yang mempersiapkan mobil listrik TX untuk diluncurkan di Indonesia pada tahun 2027.
Menurut Presiden Jetour International, Ke Chuandeng, Indonesia menjadi salah satu pasar yang dinilai memiliki potensi besar bagi kendaraan listrik murni. Hal ini didorong oleh konsumen muda yang mulai beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
Selain Jetour, beberapa pabrikan asal China lainnya seperti BYD, Jaecoo, dan Geely juga telah memasuki pasar Indonesia dengan produk mobil listrik mereka. Bahkan, data dari GAIKINDO menunjukkan bahwa pabrikan China mendominasi pasar mobil listrik Indonesia pada semester pertama 2026.
Mobil listrik juga menawarkan banyak kelebihan, seperti jarak tempuh yang lebih jauh dan biaya operasional yang lebih rendah. Misalnya, Lepas E4 EV yang dipamerkan di GIIAS 2026 menawarkan jarak tempuh hingga 600 kilometer dengan harga sekitar Rp300 jutaan.
Namun, perlu diingat bahwa pengisian baterai mobil listrik juga memiliki beberapa kelemahan. Salah satu kelemahan tersebut adalah pengisian baterai yang melambat setelah 80 persen. Hal ini disebabkan oleh ruang penyimpanan ion yang menipis, sehingga arus tinggi berisiko menaikkan suhu ekstrem dan merusak struktur kimia sel.
Untuk mengatasi masalah tersebut, sistem manajemen baterai otomatis akan menurunkan arus mendekati kapasitas penuh agar setiap sel terisi presisi. Hal ini dapat memperpanjang usia pakai baterai dan mencegah kerusakan.
Selain itu, perlu diingat bahwa mobil listrik juga memiliki beberapa sistem kelistrikan yang perlu diperiksa secara rutin. Beberapa sistem tersebut antara lain aki, alternator, sekring, koil pengapian, dan kabel massa.
Dengan memahami kelebihan dan kelemahan mobil listrik, serta melakukan perawatan rutin, konsumen dapat menikmati pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan ramah lingkungan.
Kesimpulan, mobil listrik merupakan salah satu tren masa depan di industri otomotif Indonesia. Dengan kelebihan jarak tempuh yang lebih jauh dan biaya operasional yang lebih rendah, mobil listrik dapat menjadi pilihan yang tepat bagi konsumen yang ingin berkendara dengan lebih ramah lingkungan.











