OLAHRAGA

Cremonese vs Lazio: Drama di Giovanni Zini, Audero Terpuruk, Sarri Kritik Tiga Pemain

×

Cremonese vs Lazio: Drama di Giovanni Zini, Audero Terpuruk, Sarri Kritik Tiga Pemain

Share this article
Cremonese vs Lazio: Drama di Giovanni Zini, Audero Terpuruk, Sarri Kritik Tiga Pemain
Cremonese vs Lazio: Drama di Giovanni Zini, Audero Terpuruk, Sarri Kritik Tiga Pemain

GemaWarta – 05 Mei 2026 | Pada Selasa dini hari, Stadion Giovanni Zini menjadi saksi pertandingan menegangkan antara Cremonese dan Lazio dalam laga ke-35 Serie A 2025/2026. Dengan dukungan suporter lokal yang memenuhi tribun, Cremonese sempat unggul lebih dulu, namun Lazio berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 berkat gol penyeimbang dan gol kemenangan di babak kedua.

Babak pertama dimulai dengan tempo tinggi. Pada menit ke-29, Federico Bonazzoli menembus pertahanan Lazio dan melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang bersarang ke gawang, memberi Cremonese keunggulan pertama. Kiper Emil Audero menunjukkan ketenangan, berhasil menahan serangan-serangan Lazio dan menjaga gawangnya tetap bersih hingga jeda.

🔖 Baca juga:
AC Milan Kolaps! Alasan Massimiliano Allegri Tetap Tenang Meski Musim Terburuk dalam Satu Dekade

Setelah jeda, Lazio meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-53, Gustav Isaksen berhasil mencetak gol penyeimbang setelah menerima umpan dari Tijjani Noslin. Gol tersebut tidak hanya mengembalikan kedudukan menjadi seri, tetapi juga menandai kebangkitan serangan Lazio yang sebelumnya tampak terhambat.

Menjelang akhir pertandingan, pada menit tambahan babak kedua, Tijjani Noslin menambah satu gol lagi untuk Lazio setelah memanfaatkan peluang dari serangan balik cepat. Gol ini memastikan kemenangan 2-1 bagi tim Biancoceleste, sekaligus menambah tekanan pada Cremonese yang berjuang keras di zona degradasi.

Emil Audero, kiper asal Indonesia yang menjadi andalan Cremonese, menerima rating 5,7. Selama 90 menit, ia melakukan satu penyelamatan penting, sembilan kali recoveries, dan satu kali sapuan dari total 44 sentuhan bola. Meskipun tampil solid di babak pertama, Audero tak dapat menghalau dua gol Lazio di babak kedua, yang menjadi titik krusial bagi hasil akhir.

🔖 Baca juga:
Napoli vs Como: Duel Krusial di Pekan 35 Serie A, Persaingan Champions League Semakin Memanas

Setelah pertandingan, pelatih Lazio Gian Piero Sarri menyoroti tiga pemainnya yang menonjol dalam laga tersebut. Sarri memuji kontribusi Isaksen, Noslin, dan juga penyerang muda lainnya yang menurutnya memberikan dinamika ofensif yang diperlukan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa konsistensi tetap menjadi tantangan utama bagi tim dalam sisa musim.

Di sisi lain, pelatih Cremonese Marco Giampaolo mengungkapkan kekecewaannya. Ia menilai kekalahan ini tidak dapat diterima mengingat kesempatan yang sempat dimiliki timnya. Giampaolo menekankan pentingnya menjaga ketenangan mental dan meningkatkan moral pemain menjelang tiga laga terakhir melawan Pisa, Udinese, dan Como.

Berbicara soal klasemen, dengan hasil 1-2, Cremonese tetap berada di peringkat ke-18 dengan 28 poin, empat poin di belakang Lecce yang berada di zona aman. Sisa tiga pertandingan menjadi sangat penting; setiap poin yang diraih dapat menentukan apakah tim berhasil menghindari degradasi atau terpaksa turun ke Serie B.

🔖 Baca juga:
Roberto De Zerbi Rancang Formasi Baru Tottenham: Tantangan Tanpa Dua Pilar Utama

Jika pada akhir musim Cremonese dan Lecce berakhir dengan poin yang sama, aturan playoff Serie A akan diterapkan. Kedua tim akan bertemu dalam serangkaian pertandingan penentu, di mana selisih gol dan hasil head-to-head menjadi faktor penentu utama. Situasi ini menambah ketegangan karena kedua tim berada dalam zona pertempuran untuk bertahan di kasta tertinggi.

Untuk mengamankan tempat, Cremonese harus memaksimalkan peluang dalam tiga laga mendatang. Melawan Pisa, mereka membutuhkan setidaknya satu kemenangan di kandang. Pertarungan melawan Udinese di luar akan menjadi ujian mental, sementara pertandingan melawan Como di akhir pekan menjadi peluang terakhir untuk mengumpulkan poin penting.

Secara keseluruhan, laga Cremonese vs Lazio menampilkan drama klasik Serie A: gol awal, comeback, dan keputusan akhir di menit-menit terakhir. Dengan tekanan yang semakin besar pada zona degradasi, performa Emil Audero, strategi Giampaolo, serta komentar kritis Sarri akan menjadi faktor kunci dalam perjalanan akhir musim Cremonese.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *