GemaWarta – 07 Mei 2026 | Sabtu (5/5/2026) di Stadio Olimpico, As Roma berhasil mengamankan tiga poin penting dengan kemenangan tipis 1-0 atas Como. Gol tunggal yang menanduk jaringan lawan dicetak oleh forward muda Lorenzo Pellegrini pada menit ke-78, setelah serangan balik cepat yang memanfaatkan ruang di belakang lini pertahanan Como.
Kemenangan ini tidak hanya menambah jarak Roma dari zona degradasi, tetapi juga menegaskan posisi klub asal kota abadi sebagai salah satu tim yang masih berpeluang finis di papan tengah Serie A. Sebaliknya, hasil ini menegaskan nasib buruk Como yang kini resmi terancam turun kasta ke Serie B setelah mengumpulkan poin terendah dalam pekan ke-30 kompetisi.
Berikut ini tabel klasemen Serie A setelah putaran ke-30, menampilkan perubahan signifikan di antara tim-tim yang berjuang untuk bertahan atau menembus zona Liga Champions:
| Pos | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Juventus | 71 |
| 2 | Inter Milan | 68 |
| 3 | Napoli | 66 |
| 4 | Roma | 58 |
| 5 | Atalanta | 55 |
Dengan tiga poin tambahan, Roma kini berada di posisi keempat dengan 58 poin, hanya tiga poin di belakang Napoli yang menempati posisi ketiga. Jika Roma mampu mempertahankan performa ini dalam dua laga terakhir, peluang mereka untuk masuk zona Liga Champions semakin menguat.
Sementara itu, Como tetap berada di urutan ke-19 dengan 24 poin, terpisah lima poin dari zona aman. Kekalahan melawan Roma menambah beban mental dan taktik bagi pelatih Como, yang kini harus mencari strategi agar tim dapat mengamankan poin pada dua laga terakhir melawan tim-tim yang sudah terjamin posisinya.
Di sisi lain, kiper muda Emil Audero yang masih bernaung di klub Serie A tidak dapat mengubah nasibnya. Meskipun Audero tidak bermain dalam laga Roma vs Como, performa buruknya dalam beberapa pekan terakhir terus menjadi sorotan. Penampilannya yang tidak konsisten, beberapa kesalahan fatal, dan kurangnya kepercayaan diri membuatnya terperosok dalam lingkaran kesialan yang sulit diputus.
Pelatih tim asal Italia, Stefano Pioli, mengakui bahwa Audero masih membutuhkan waktu untuk menemukan ritme yang tepat. “Kami masih memberi kesempatan kepada Emil, namun hasilnya belum memuaskan. Kami harus mempertimbangkan opsi lain untuk menjaga kestabilan pertahanan,” ujar Pioli dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Berbagai spekulasi kini beredar mengenai masa depan Audero. Beberapa klub Liga Belanda dan Ligue 1 telah menunjukkan minat untuk meminjamkan atau membeli pemain muda berusia 22 tahun ini, dengan harapan ia dapat menemukan lingkungan yang lebih cocok untuk berkembang.
Ke depan, Roma akan menjamu Juventus pada pekan ke-31, sebuah laga yang dapat menentukan apakah mereka mampu menembus tiga besar. Sementara itu, Como akan bertanding melawan Fiorentina, sebuah ujian berat yang kemungkinan besar menentukan nasib mereka di Serie A.
Secara keseluruhan, Roma vs Como bukan sekadar pertandingan biasa; ia menjadi titik balik bagi kedua tim. As Roma mengukir kemenangan yang dapat membuka jalan menuju Liga Champions, sementara Como harus bersiap menghadapi kemungkinan terjun ke Serie B. Bagi Emil Audero, tantangan terbesar kini adalah keluar dari lingkaran kesialan dan membuktikan dirinya kembali di panggung utama sepakbola Italia.











