GemaWarta – 10 Mei 2026 | Perusahaan otomotif Amerika Serikat, Ford, secara resmi melepas pabriknya di Spanyol kepada Geely, perusahaan asal China. Keputusan ini memicu perbincangan hangat di industri otomotif Eropa. Geely berencana mengubah fasilitas eks Ford menjadi pusat produksi kendaraan multienergi berbasis arsitektur Global Intelligent New Energy Architecture untuk mempercepat pengembangan mobil listrik dan hybrid di Eropa.
Geely diprediksi akan memanfaatkan pabrik tersebut sebagai batu loncatan untuk memperkuat kuku kekuasaannya di pasar Barat melalui produksi kendaraan berbasis energi baru yang canggih. Dengan infrastruktur yang sudah matang di Spanyol, Geely memiliki jalur cepat untuk merakit kendaraan dengan berbagai pilihan jantung mekanis, mulai dari mesin hybrid, plug-in hybrid, hingga kendaraan listrik murni (EV).
Salah satu model yang tengah dikembangkan di fasilitas tersebut memiliki kode internal 135. Meski detailnya masih ditutup rapat, banyak pengamat meyakini bahwa model tersebut adalah EX2, sebuah crossover listrik kompak. EX2 dibekali paket baterai hingga 40,1 kWh yang mampu menempuh jarak sejauh 410 km (jangkauan CLTC).
Kehadiran basis produksi lokal di Eropa ini tentu akan memangkas biaya logistik dan menghindari tarif impor yang tinggi. Salah satu poin paling menarik dari kesepakatan ini adalah kemungkinan adanya kolaborasi produk di masa depan. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Ford berpotensi mendapatkan akses untuk menggunakan platform milik Geely guna melahirkan unit kendaraan baru.
Kesepakatan ini menandai pergeseran peta kekuatan industri otomotif di Eropa. Geely diprediksi akan memanfaatkan pabrik tersebut sebagai batu loncatan untuk memperkuat kuku kekuasaannya di pasar Barat melalui produksi kendaraan berbasis energi baru yang canggih. Dengan demikian, Geely siap memasuki era baru di industri otomotif dengan teknologi yang lebih maju dan inovatif.
Dalam beberapa bulan ke depan, Geely berencana meluncurkan dua mobil baru di Indonesia. Kedua mobil tersebut masih belum diumumkan secara resmi, namun diperkirakan akan menjadi salah satu model terbaru dari Geely. Dengan kemampuan produksi yang lebih besar dan teknologi yang lebih maju, Geely siap untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar di Indonesia.











