Ekonomi

Saham BMRI dan Big Banks Menghadapi Volatilitas Tinggi, Ini Rekomendasinya

×

Saham BMRI dan Big Banks Menghadapi Volatilitas Tinggi, Ini Rekomendasinya

Share this article
Saham BMRI dan Big Banks Menghadapi Volatilitas Tinggi, Ini Rekomendasinya
Saham BMRI dan Big Banks Menghadapi Volatilitas Tinggi, Ini Rekomendasinya

GemaWarta – 17 Mei 2026 | Pengumuman rebalancing dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) berdampak terhadap pergerakan saham bank berkapitalisasi besar atau big banks. Saham big banks diproyeksikan memiliki volatilitas tinggi pekan depan.

Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 0,94% ke Rp 4.200 dan dalam sepekan terkoreksi 6,87%. Disusul, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 3,1% ke Rp 3.120 per saham. Sedangkan, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 1,02% ke Rp 3.870 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah 0,41% ke Rp 6.100 per saham.

🔖 Baca juga:
Intip Daftar Saham Konstituen MSCI Indonesia: BBCA, AMMN, GOTO dan Dampak HSC pada Transparansi Pasar

Senior Analis Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mengatakan saham big banks tetap terkena dampak meski bukan termasuk saham yang dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index. Nafan memproyeksi pergerakan saham big banks pekan depan masih memiliki volatilitas tinggi dan cenderung mengalami pelemahan.

Nafan menilai volatilitas saham big banks baru akan mereda di pengujung Mei 2026. Sebab itu, strategi terbaik untuk investor adalah melakukan akumulasi bertahap. Meski harga big banks diprediksi masih akan mengalami tekanan, Nafan meminta investor untuk tidak terlalu khawatir.

Sektor perbankan di Indonesia masih menjadi tulang punggung bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Nafan kemudian menyebutkan target harga untuk keempat big banks, di antaranya BBCA di Rp 8.350, BBRI di Rp 3.670, BBNI di Rp 4.520, dan BMRI di Rp 5.650.

Dalam beberapa waktu terakhir, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan beberapa pencapaian. Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) mencapai 966.000 rekening per Maret 2026. Bank Mandiri juga meluncurkan fitur Sertifikat Pengurangan Emisi bagi ritel dan mencatat portofolio pembiayaan berkelanjutan tumbuh sebesar 8,8 persen secara tahunan.

🔖 Baca juga:
Utang Pinjol Masyarakat Indonesia Tembus Rp 101 Triliun, Tumbuh 26,25 Persen

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan ekspansi bisnis yang tetap tumbuh secara berkelanjutan pada tahun ini, dengan fokus pada perluasan penetrasi ekosistem. Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Riduan menyampaikan bahwa perseroan berfokus pada perluasan penetrasi ekosistem.

Labah Bank Mandiri tumbuh 16,6 persen capai Rp15,4 triliun pada kuartal I 2026. Livin’ by Mandiri hadirkan fitur QR Antar Negara di Korea Selatan. Bank Mandiri salurkan kredit infrastruktur Rp491,63 triliun per Februari 2026.

Dalam konteks yang lebih luas, penghapusan saham PT Aneka Tambang (ANTM) dari indeks MSCI Global Small Cap dinilai menjadi alarm bagi ekosistem BUMN. Hal ini berisiko mengurangi visibilitas saham pelat merah di radar investor institusional global.

Asosiate Director BUMN Research Group LM FEB UI Toto Pranoto menuturkan bahwa keluarnya ANTM dari indeks MSCI berisiko mengurangi visibilitas saham pelat merah di radar investor institusional global. Toto menilai bahwa emiten BUMN yang masih bertahan di MSCI, seperti PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan PT Bank Mandiri (BMRI), harus menjaga standar transparansi secara ketat.

🔖 Baca juga:
Krisis Energi Global: Ancaman dan Tantangan bagi Indonesia

Setiap penurunan lebih lanjut dalam representasi Indonesia di indeks global akan memperbesar cost of capital agregat. Toto menilai, jika penurunan kelas terjadi, dana kelolaan global yang mengacu pada indeks Emerging Markets secara mekanis wajib menjual seluruh kepemilikan saham Indonesia.

Kesimpulan, saham BMRI dan big banks lainnya menghadapi volatilitas tinggi akibat pengumuman MSCI. Namun, dengan strategi akumulasi bertahap dan fokus pada perluasan penetrasi ekosistem, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berpotensi mencapai target harga yang telah ditetapkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *