BERITA

BGN Pecat 66 Kepala Dapur MBG, Terlibat Judol hingga ‘Hengki-Pengki’

×

BGN Pecat 66 Kepala Dapur MBG, Terlibat Judol hingga ‘Hengki-Pengki’

Share this article
BGN Pecat 66 Kepala Dapur MBG, Terlibat Judol hingga 'Hengki-Pengki'
BGN Pecat 66 Kepala Dapur MBG, Terlibat Judol hingga 'Hengki-Pengki'

GemaWarta – 08 Agustus 2026 | Badan Gizi Nasional (BGN) memproses pemberhentian 66 kepala dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melakukan pelanggaran. Pelanggarannya mulai indisipliner, tidak masuk kerja, hingga terlibat judi online.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan 66 kepala dapur tersebut diproses untuk diberhentikan secara tidak hormat dari status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). "Per hari ini, kami telah memproses pemberhentian dan pembinaan SPPI atau kepala dapur di 66 kasus dalam proses pemberhentian. Jadi diberhentikan secara tidak hormat," kata Sudaryono.

🔖 Baca juga:
Gaji ke-13 PNS Cair Juni 2026: Berapa Besar dan Siapa yang Tidak Menerima?

Sudaryono menyebutkan sejumlah pelanggaran yang menjadi dasar pemberhentian. Di antaranya tidak berada di tempat selama lebih dari 10 hari berturut-turut, dugaan penipuan, hingga keterlibatan judi online. "Indisipliner, tidak berada di tempat lebih dari 10 hari secara berturut-turut, kemudian ada kejadian phishing, yaitu mengaku duitnya hilang karena scam dan lain-lain, kemudian ada juga yang terlibat judi online," ujarnya.

Selain itu, ada kepala dapur yang terbukti melakukan tindak pidana hingga meminta uang dalam pengelolaan dapur MBG. "Dan juga ada yang kemudian terbukti melakukan tindak pidana ‘hengki-pengki‘ dan kemudian itu tadi, ada yang minta duitlah, inilah. Permainan ini 66 sudah kami proses pemberhentian sebagai P3K," tuturnya.

Puluhan kepala dapur yang diproses tersebut tersebar di sejumlah wilayah. Sudaryono menyebutkan 29 kasus berada di Jawa Barat, 19 di Jakarta, 12 di Jawa Tengah, 27 di Jawa Timur, 21 di Sumatera, 9 di Kalimantan, 4 di Sulawesi, serta 5 kasus di wilayah lain.

🔖 Baca juga:
Mutasi Polri Terbaru: 190 Kapolres Diganti, Ini Daftar Nama Pejabat Barunya

Selain memproses 66 kepala dapur untuk diberhentikan, BGN masih melakukan pembinaan internal terhadap 60 kasus lainnya. Langkah itu dilakukan karena terdapat konflik antara kepala dapur dan mitra penyedia dapur.

Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan memberikan tindakan tegas kepada pihak yang tidak benar dalam menjalankan program MBG. Sebab, tindakan yang dilakukan mereka bakal membuat citra program MBG rusak. Padahal, program itu sengaja dibuat Presiden Prabowo Subianto untuk memenuhi kebutuhan gizi rakyat Indonesia.

Untuk meningkatkan kualitas program MBG, BGN memerintahkan kepada seluruh jajaran yang bekerja di dapur untuk melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) agar masing-masing memahami kondisi kesehatannya. "Kami juga sudah memerintahkan ke seluruh dapur sebelum memulai pekerjaan. Seluruh karyawan, pegawai, relawan, harus dicek suhunya, ditanya apakah ada diare, sakit perut, dan lain-lain," ucap Sudaryono.

🔖 Baca juga:
Cek Bansos KTP 2026: Panduan Lengkap dan Cara Mencairkan Bansos

Dalam kesimpulan, BGN telah memproses pemberhentian 66 kepala dapur MBG yang melakukan pelanggaran. Pelanggaran tersebut mulai dari indisipliner hingga terlibat judi online. BGN juga melakukan pembinaan internal terhadap 60 kasus lainnya untuk meningkatkan kualitas program MBG.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *