BERITA

Cuaca Ekstrem di Indonesia: Suhu Turun hingga 1 Derajat Celsius dan Panas Mencapai 35 Derajat Celsius

×

Cuaca Ekstrem di Indonesia: Suhu Turun hingga 1 Derajat Celsius dan Panas Mencapai 35 Derajat Celsius

Share this article
Cuaca Ekstrem di Indonesia: Suhu Turun hingga 1 Derajat Celsius dan Panas Mencapai 35 Derajat Celsius
Cuaca Ekstrem di Indonesia: Suhu Turun hingga 1 Derajat Celsius dan Panas Mencapai 35 Derajat Celsius

GemaWarta – 11 Juli 2026 | Belakangan ini, cuaca di Indonesia mengalami perubahan yang cukup ekstrem. Di beberapa daerah, suhu udara turun hingga 1 derajat Celsius, sementara di daerah lain, suhu udara mencapai 35 derajat Celsius. Perubahan cuaca ini tentu saja berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat.

Di Gunung Papandayan, Garut, suhu udara turun hingga 1 derajat Celsius, sehingga menyebabkan fenomena embun es. Fenomena ini pertama kali diketahui oleh publik melalui unggahan seorang warganet di Instagram. Menurut pihak pengelola Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, munculnya es di Papandayan bukan yang pertama kali terjadi, tetapi kemunculannya bergantung pada kondisi cuaca dan tingkat suhu dingin.

🔖 Baca juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Berawan hingga Hujan Ringan di Berbagai Wilayah

Sementara itu, di Jakarta, cuaca cerah sepanjang hari dengan suhu udara yang cukup tinggi, mencapai 35 derajat Celsius. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan sejak pagi hingga malam hari.

Di Jawa Timur, cuaca juga mengalami perubahan yang cukup besar. BMKG memprediksi cuaca di wilayah Jawa Timur diprediksi cukup bervariasi, dengan suhu udara berkisar antara 12-33 derajat Celsius. Warga diimbau untuk tetap waspada dan memantau pembaruan cuaca secara berkala, terutama bagi yang memiliki aktivitas di luar ruangan.

🔖 Baca juga:
Singapura Masih Jadi Destinasi Favorit Orang Indonesia, Ini Alasannya

Perubahan cuaca ini tentu saja berdampak pada kesehatan dan aktivitas sehari-hari masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk selalu memantau pembaruan cuaca dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menghadapi perubahan cuaca.

Bagi masyarakat, penting untuk menjaga kesehatan dan keselamatan dengan mengenakan pakaian yang tepat, membawa payung atau topi, dan menghindari aktivitas di luar ruangan pada saat-saat cuaca ekstrem. Dengan demikian, masyarakat dapat menghadapi perubahan cuaca dengan lebih siap dan aman.

🔖 Baca juga:
Badan Gizi Nasional (BGN) Tekankan Pentingnya Perlindungan Tenaga Kerja Bagi Relawan dan Pekerja SPPG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *