BERITA

Cuaca Hari Ini: Jakarta dan Banten Berpotensi Hujan, Cirebon dan Bali Cerah Berawan

×

Cuaca Hari Ini: Jakarta dan Banten Berpotensi Hujan, Cirebon dan Bali Cerah Berawan

Share this article
Cuaca Hari Ini: Jakarta dan Banten Berpotensi Hujan, Cirebon dan Bali Cerah Berawan
Cuaca Hari Ini: Jakarta dan Banten Berpotensi Hujan, Cirebon dan Bali Cerah Berawan

GemaWarta – 15 Juni 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca untuk beberapa wilayah di Indonesia pada Senin, 15 Juni 2026. Jakarta dan Banten berpotensi mengalami hujan ringan, sementara Cirebon dan Bali diprediksi cerah berawan.

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Jakarta mengalami hujan ringan pada malam hari, sementara Jakarta Selatan berpotensi diguyur hujan sedang. Suhu udara pada pagi hari berkisar 25–26 derajat Celsius dengan kecepatan angin rata-rata 5–9 kilometer per jam.

🔖 Baca juga:
Gempa Manado Hari Ini: Masyarakat Diminta Waspada dan Tidak Mendekati Kawasan Bahaya Gunung Lokon

Di Banten, hujan ringan berpotensi terjadi di Kabupaten Pandeglang, Lebak, Tangerang, Serang, Kota Tangerang, Kota Cilegon, dan Kota Tangerang Selatan. Suhu udara di Banten berkisar antara 24-34 derajat Celsius.

Sementara itu, cuaca di Cirebon dan sekitarnya diprakirakan relatif kondusif dengan dominasi awan, suhu udara hangat, serta tingkat kelembapan yang cukup tinggi. Masyarakat diimbau tetap mewaspadai perubahan cuaca, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan pada siang hingga sore hari.

🔖 Baca juga:
UU PPRT Disahkan: Hak Pekerja Rumah Tangga Kini Setara, Majikan Tak Lagi Dikenal

Di Bali, cuaca diprediksi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara berkisar 18-31 derajat Celcius dengan kelembaban udara berkisar antara 68-99 persen. BMKG juga memprakirakan beberapa wilayah di Indonesia berpotensi dilanda hujan dan angin kencang pada Senin, 15 Juni 2026.

Masyarakat diimbau meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap prakiraan cuaca tersebut. Sirkulasi siklonik terbentuk di barat Bengkulu, Selat Makassar, timur Filipina, dan Samudera Pasifik utara Papua. Kondisi itu menginduksi terbentuknya daerah pertemuan dan perlambatan angin atau konvergensi di beberapa wilayah di Indonesia.

🔖 Baca juga:
Fairuz A. Rafiq Banjir Jawaban Bijak, Rumor Cerai Sonny Septian Dijawab Tegas

Dalam menghadapi cuaca yang berpotensi membahayakan, masyarakat perlu selalu memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG sebagai antisipasi terhadap perubahan kondisi cuaca. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih siap dan waspada dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang terkait dengan cuaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *