BERITA

Hujan Meteor Perseid 2026: Fenomena Langit yang Menarik Perhatian

×

Hujan Meteor Perseid 2026: Fenomena Langit yang Menarik Perhatian

Share this article
Hujan Meteor Perseid 2026: Fenomena Langit yang Menarik Perhatian
Hujan Meteor Perseid 2026: Fenomena Langit yang Menarik Perhatian

GemaWarta – 15 Agustus 2026 | Hujan meteor Perseid menjadi salah satu fenomena langit yang menarik perhatian pada pertengahan Agustus 2026. Fenomena tahunan ini masih aktif dan dapat diamati dari Bumi tanpa bantuan alat optik khusus. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan, hujan meteor Perseid merupakan hujan meteor yang tampak berasal dari arah rasi bintang Perseus.

Saat mencapai puncaknya, pengamat dapat menyaksikan rata-rata sekitar 1–2 meteor per menit apabila kondisi langit mendukung. Hujan meteor tersebut berasal dari sisa debu Komet 109P/Swift-Tuttle. Waktu terbaik untuk mengamati hujan meteor Perseid adalah pada dini hari, 13 Agustus 2026. Bertepatan dengan fase Bulan Baru, langit malam akan lebih gelap sehingga kondisi pengamatan menjadi lebih optimal.

🔖 Baca juga:
Bumi Menghadapi Tantangan Besar: Dari Baterai Pasir Hingga K2, Gunung Tertinggi Kedua di Dunia

BRIN memberikan sejumlah tips bagi masyarakat yang ingin mengamati hujan meteor Perseid. Pertama, pilih lokasi dengan polusi cahaya yang minim agar langit terlihat lebih gelap. Kedua, pastikan medan pandang ke arah Timur Laut tidak terhalang gedung atau pepohonan. Ketiga, pengamatan juga sebaiknya dilakukan ketika kondisi langit di arah Timur Laut cerah dan tidak tertutup awan. Keempat, arahkan pandangan ke langit di arah Timur Laut.

🔖 Baca juga:
IHSG Turun Lagi, Saham Grup Bakrie Rontok

Dalam kondisi ideal, pengamat dapat melihat sekitar 1–2 meteor per menit yang melesat ke berbagai arah dari titik pancang di rasi Perseus. Hujan meteor Perseid dinamai demikian karena titik pancar (radiant) meteor ini tampak seolah-olah berasal dari arah rasi bintang Perseus. Fenomena tahunan ini berasal dari sisa puing Komet 109P/Swift-Tuttle.

🔖 Baca juga:
Kelapa Sawit: Dari Peningkatan Akses Pasar Ekspor hingga Ancaman terhadap Gajah Sumatra

Kesimpulan, hujan meteor Perseid 2026 menjadi fenomena langit yang menarik perhatian dan dapat diamati dari Bumi tanpa bantuan alat optik khusus. Dengan memilih lokasi yang tepat dan memperhatikan kondisi langit, pengamat dapat menyaksikan keindahan hujan meteor Perseid secara maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *