Internasional

Amerika Serikat dan Dinamika Geopolitik: Dari Aksi Jumat untuk Palestina hingga Piala Dunia 2026

×

Amerika Serikat dan Dinamika Geopolitik: Dari Aksi Jumat untuk Palestina hingga Piala Dunia 2026

Share this article
Amerika Serikat dan Dinamika Geopolitik: Dari Aksi Jumat untuk Palestina hingga Piala Dunia 2026
Amerika Serikat dan Dinamika Geopolitik: Dari Aksi Jumat untuk Palestina hingga Piala Dunia 2026

GemaWarta – 22 Mei 2026 | Amerika Serikat (AS) kembali menjadi sorotan dunia, tidak hanya karena peran geopolitiknya yang signifikan, tetapi juga karena menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko. Sementara itu, di Jakarta, aksi Jumat untuk Palestina digelar di depan Kedutaan Besar AS, menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina dan mengecam tindakan kekerasan oleh Israel.

Massa aksi membawa poster dan spanduk, menyuarakan dukungan bagi relawan dan jurnalis yang diculik Israel dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza. Aksi ini juga mengecam penangkapan dan tindakan kekerasan terhadap aktivis dan jurnalis yang terlibat dalam misi bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza.

🔖 Baca juga:
Iran Sita Dua Kapal Kargo Israel di Selat Hormuz, Sementara Superyacht Rusia Lewat Tanpa Halangan

Di lain pihak, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyatakan bahwa negara-negara anggota NATO belum siap memproduksi amunisi dengan kecepatan yang dibutuhkan untuk kebutuhan di masa depan. Rubio menegaskan bahwa ini adalah salah satu hal yang perlu diatasi dan dapat dikerjakan bersama.

Sementara itu, persiapan Piala Dunia 2026 juga terus berlangsung. Dari 16 stadion yang akan digunakan, 11 berada di AS, tiga di Meksiko, dan dua di Kanada. Stadion-stadion ini tidak hanya dibangun untuk sepak bola, melainkan juga untuk american football, yang memiliki spesifikasi lapangan berbeda.

🔖 Baca juga:
Perang Iran: Perjanjian Damai yang ‘Largely Negotiated’ Antara AS dan Iran

Biaya renovasi stadion-stadion ini diperkirakan mencapai dua miliar dolar AS. Ahli-ahli dari universitas di AS, seperti Michigan State University dan University of Tennessee, terlibat dalam peningkatan kualitas stadion-stadion ini agar sesuai dengan standar FIFA.

Piala Dunia 2026 juga akan menjadi yang pertama kalinya diselenggarakan di tiga negara sekaligus, membuatnya menjadi turnamen yang sangat kompleks. Jumlah peserta juga meningkat menjadi 48 negara, dengan total 104 pertandingan.

🔖 Baca juga:
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel: Langkah Berani di Tengah Ketegangan Lebanon

Di tengah situasi geopolitik yang memanas, Amerika Serikat tetap menjadi tujuan favorit bagi banyak orang, termasuk para pendaftar beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi di luar negeri. Meskipun situasi geopolitik di AS saat ini tengah memanas, hal ini tidak menyurutkan para pendaftar untuk memilih negara tersebut sebagai tujuan studi.

Kesimpulan, Amerika Serikat terus menjadi pusat perhatian dunia, baik dalam kancah geopolitik maupun dalam penyelenggaraan event olahraga internasional seperti Piala Dunia 2026. Dinamika ini menunjukkan betapa kompleksnya peran AS dalam kancah global, dari isu kemanusiaan hingga persaingan olahraga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *