GemaWarta – 09 Juni 2026 | Georgia dan Romania telah lama terlibat dalam berbagai konflik, mulai dari sepak bola hingga ancaman keamanan. Baru-baru ini, Wales manager Craig Bellamy mengingat kembali saat-saat ketika Gheorghe Hagi, legenda sepak bola Romania, menghancurkan harapan Wales untuk lolos ke Piala Dunia 1994.
Hagi mencetak dua gol dalam pertandingan melawan Wales di Bucharest, dan kemudian mencetak gol lagi dalam pertandingan di Cardiff, yang membantu Romania memastikan tempat mereka di Piala Dunia. Sementara itu, Wales harus menunggu 28 tahun untuk kembali bermain di Piala Dunia.
Namun, konflik antara Georgia dan Romania tidak hanya terbatas pada sepak bola. Baru-baru ini, sebuah drone Ukraina meledak di pelabuhan Constanta, Romania, tanpa menyebabkan korban jiwa. Kejadian ini merupakan ancaman keamanan yang serius, terutama karena perang di Ukraina yang telah berlangsung selama empat tahun.
Georgia sendiri juga terlibat dalam proyek koridor energi hijau Laut Hitam, yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan energi di kawasan tersebut. Proyek ini melibatkan pembangunan pipa gas hijau yang akan menghubungkan Azerbaijan, Georgia, Romania, dan Hungaria.
Dalam beberapa tahun terakhir, Georgia telah berupaya untuk memperkuat hubungannya dengan negara-negara Eropa, terutama dalam bidang energi dan keamanan. Namun, ancaman keamanan dari perang di Ukraina masih merupakan masalah yang serius yang harus diatasi.
Untuk mengatasi ancaman keamanan ini, Georgia dan negara-negara lain di kawasan harus bekerja sama untuk meningkatkan kerja sama dan memperkuat hubungan mereka. Dengan demikian, mereka dapat menghadapi ancaman keamanan yang semakin meningkat dan memastikan keamanan dan stabilitas di kawasan tersebut.











