BERITA

Kebakaran Cikini: Api Dilokalisasi, Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

×

Kebakaran Cikini: Api Dilokalisasi, Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

Share this article
Kebakaran Cikini: Api Dilokalisasi, Penyebab Masih Dalam Penyelidikan
Kebakaran Cikini: Api Dilokalisasi, Penyebab Masih Dalam Penyelidikan

GemaWarta – 08 Agustus 2026 | Kebakaran terjadi di Rusun Ujung Menteng, Jalan Irigasi BKT, RT 15/RW 2, Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Jumat (7/8/2026) dini hari. Petugas dari Sektor Cakung tiba di lokasi pada pukul 01.36 WIB dan mulai melakukan pemadaman pada pukul 01.37 WIB.

Api berhasil dilokalisasi pada pukul 01.40 WIB, kemudian dilanjutkan proses pendinginan mulai pukul 01.50 WIB. Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 01.58 WIB. Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dengan 20 personel dikerahkan ke lokasi.

🔖 Baca juga:
Trenggiling Masuk Rumah Warga di Pekanbaru, Tim Damkar Bergerak Cepat Lakukan Evakuasi Darurat

Penyebab kebakaran, korban, serta besaran kerugian masih dalam pendataan petugas. Sementara itu, kebakaran juga terjadi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Kebakaran dilaporkan warga lewat telepon ke pemadam kebakaran (damkar) pada Rabu (5/8/2026) pukul 14.45 WIB.

Gedung yang terbakar berlokasi di Jalan Cikini Raya, Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakpus. Sebanyak 20 mobil damkar beserta 76 personel dikerahkan ke lokasi. Lalu lintas di lokasi terdampak imbas kebakaran gedung tersebut.

Lalin menuju arah Cikini dialihkan ke Cut Meutia. Imbas Kebakaran di sekitar Jln. Cikini Raya (Ruko Central Cikini) Kel. Cikini, Kec. Menteng Jakpus lalu lintas arah Cikini dialihkan ke Cut Meutia.

Pantauan detikcom, pukul 16.00 WIB, terlihat ada sejumlah orang di atap bangunan yang terbakar tersebut. Mereka diduga sedang berupaya menghindari api dan kepulan asap dari kebakaran tersebut.

Terlihat ada sekitar 8 orang pekerja di atap gedung. Mereka terlihat mencari jalan keluar dari lokasi tersebut. Dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa, sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

🔖 Baca juga:
Pertandingan River Plate vs Aldosivi Dibayangi Kebakaran

Kebakaran juga terjadi di Grobogan, Jawa Tengah. Kebakaran menghanguskan rumah sekaligus toko kelontong di Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Rabu (5/8/2026) pagi.

Si jago merah melahap dagangan hingga uang tunai Rp 25 juta. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 350 juta. Kapolsek Klambu, AKP R Enggal Agung mengatakan, sebelum kebakaran terjadi, ada seorang karyawan diketahui sedang memindahkan pertalite dari galon ke botol kemasan di samping pom mini yang berada di toko.

Tak berselang lama, tiba-tiba muncul percikan api dari setop kontak yang berada di bawah mesin pom mini. Api cepat membesar dan menyambar bahan-bahan yang mudah terbakar serta barang dagangan di dalam rumah dan toko.

Mengetahui peristiwa kebakaran, penghuni rumah dan beberapa karyawan toko segera menyelamatkan diri dan meminta pertolongan kepada warga sekitar. Insiden itu kemudian dilaporkan ke Polsek Klambu.

Personel Polsek Klambu bersama Tim Damkar dan Tim Inafis Polres Grobogan langsung melakukan pemadaman api, mengamankan lokasi, serta melaksanakan olah TKP. Kebakaran di Cikini, Grobogan, dan Rusun Ujung Menteng merupakan contoh kejadian kebakaran yang terjadi di beberapa daerah.

🔖 Baca juga:
Kebakaran Rumah Selebriti dan Lalu Lintas Lancar: Dua Peristiwa Mengguncang Bandung di Awal Mei 2026

Kebakaran dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kesalahan manusia, kerusakan listrik, atau kecelakaan. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan dalam mencegah kebakaran.

Dalam mencegah kebakaran, peran aktif masyarakat sangat penting. Masyarakat dapat membantu dengan melakukan pengecekan rutin terhadap peralatan listrik, memastikan bahwa semua peralatan listrik dalam kondisi baik, dan tidak meninggalkan api yang tidak terawasi.

Selain itu, masyarakat juga dapat membantu dengan melaporkan kejadian kebakaran kepada pihak berwenang sehingga dapat segera ditangani. Dengan demikian, dapat dicegah kerugian yang lebih besar dan bahaya bagi manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *