GemaWarta – 05 Agustus 2026 | Baru-baru ini, Polri melakukan mutasi besar-besaran dengan memindahkan 146 perwira ke jabatan baru. Mutasi ini merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi guna memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) terhadap 12 pejabat strategis di lingkungan Polda Lampung. Pergantian pejabat tersebut merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi guna memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Di antara pejabat yang dimutasi adalah Kombes Pol Supriadi yang digantikan oleh Kombes Pol Atot Irawan sebagai Karo Log, Kombes Pol Bramono Purnomo yang digantikan oleh Kombes Pol Prayudha Widiatmoko sebagai Direktur Samapta, dan Kombes Pol Boby Pa’ludin Tambunan yang digantikan oleh Kombes Pol Erick Sartani Marbun sebagai Direktur Polairud.
Selain itu, terdapat juga mutasi di Polresta Bengkulu, Polres Prabumulih, dan Polres Pringsewu. Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat memimpin langsung upacara serah terima jabatan Kapolsek Muara Bangkahulu, sedangkan Polres Prabumulih mengalami rotasi jabatan dengan pergantian Wakapolres, Kasat Reserse Narkoba, Kasat Intelkam, Kapolsek Cambai, dan beberapa jabatan lainnya.
Polres Pringsewu juga mengalami pergantian Kapolres, dengan AKBP Dadi Perdana Putra menggantikan AKBP M. Yunnus Saputra. Pergantian tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335 hingga ST/1341/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026.
Dalam mutasi tersebut, AKBP M. Yunnus Saputra mendapat promosi sebagai Kasubbagopsnal Dittipidsiber Bareskrim Polri, sedangkan posisi Kapolres Pringsewu diisi oleh AKBP Dadi Perdana Putra yang sebelumnya menjabat Kanit 5 Subdit V Dittipideksus Bareskrim Polri.
Kesimpulan dari mutasi besar-besaran di Polri ini adalah bahwa proses regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi terus berlangsung untuk memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, diharapkan Polri dapat menjadi lebih efektif dan efisien dalam menjalankan tugasnya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.



