GemaWarta – 24 Juni 2026 | Keir Starmer, Perdana Menteri Inggris, baru-baru ini mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatannya. Pengunduran diri ini terjadi setelah Starmer mengalami tekanan yang sangat kuat dalam beberapa waktu terakhir. Dalam sebuah pertemuan di Downing Street, Starmer mengatakan bahwa penggantinya akan dipilih pada akhir liburan musim panas parlemen di bulan September.
Andy Burnham, walikota Manchester, diyakini akan menjadi pengganti Starmer. Burnham baru-baru ini memenangkan pemilihan sela di konstituensi Makerfield dengan margin yang luas, memastikan dirinya mendapatkan kursi di parlemen. Memiliki kursi parlemen merupakan salah satu syarat untuk menjadi perdana menteri.
Burnham dianggap sebagai tokoh moderat-kiri di Partai Buruh dan memiliki pengalaman luas di bidang politik nasional dan regional. Ia pertama kali terpilih sebagai anggota parlemen pada tahun 2001 dan telah menjabat berbagai posisi penting, termasuk sebagai menteri kesehatan. Burnham juga pernah mencalonkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh pada tahun 2010 dan 2015.
Sebagai walikota Manchester, Burnham telah mencapai beberapa prestasi, termasuk perluasan transportasi umum yang terjangkau dan prioritas pada perumahan dan kesehatan. Ia juga dikenal sebagai penentang Brexit dan mengidentifikasi dirinya sebagai pendukung ‘sosialisme pro-bisnis’.
Dalam beberapa tahun terakhir, Burnham telah mengkritik kebijakan Starmer terkait pengurangan pengeluaran kesejahteraan. Namun, belum jelas apa kebijakan yang akan diambil Burnham jika ia terpilih sebagai perdana menteri.
Pengunduran diri Starmer dan kemungkinan Burnham menjadi penggantinya telah memicu perdebatan dan diskusi di Inggris. Beberapa anggota parlemen Partai Buruh telah meminta agar Burnham tidak dipilih secara otomatis dan bahwa harus ada kontes kepemimpinan yang adil.
Sementara itu, Donald Trump, mantan presiden Amerika Serikat, telah membuat pernyataan kontroversial tentang pengunduran diri Starmer, dengan mengatakan bahwa Starmer ‘gagal secara besar-besaran’ dalam menangani imigrasi dan energi.
Kesimpulan, pengunduran diri Keir Starmer dan kemungkinan Andy Burnham menjadi perdana menteri Inggris telah menciptakan situasi politik yang kompleks dan menarik di Inggris. Burnham memiliki peluang besar untuk menjadi pemimpin baru Partai Buruh, tetapi masih banyak tantangan yang harus dihadapi sebelum ia dapat memastikan posisinya sebagai perdana menteri.











