Politik

Purbaya Umumkan Pengganti Febrio dan Luky: Langkah Drastis Reshuffle Kemenkeu

×

Purbaya Umumkan Pengganti Febrio dan Luky: Langkah Drastis Reshuffle Kemenkeu

Share this article
Purbaya Umumkan Pengganti Febrio dan Luky: Langkah Drastis Reshuffle Kemenkeu
Purbaya Umumkan Pengganti Febrio dan Luky: Langkah Drastis Reshuffle Kemenkeu

GemaWarta – 26 April 2026 | JAKARTA, 26 April 2026 – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan penunjukan pengganti Febrio dan Luky pada hari Selasa siang, menandai langkah signifikan dalam restrukturisasi kepemimpinan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pengumuman tersebut disampaikan dalam rapat internal bersama pejabat eselon II, sekaligus bersamaan dengan pelantikan sejumlah pejabat baru di lingkungan kementerian.

Febrio Nathan Kacaribu, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, serta Luky Alfirman, Direktur Jenderal Anggaran, keduanya resmi dicopot dari posisi masing-masing. Keputusan pencopotan tersebut menjadi sorotan publik mengingat peran strategis kedua direktur jenderal dalam merumuskan kebijakan fiskal dan alokasi anggaran negara.

🔖 Baca juga:
DPR Resmi Sahkan RUU PPRT Jadi Undang-Undang, Janji Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Ditingkatkan

Menurut Purbaya, proses pencopotan dilakukan setelah pertimbangan matang terkait kinerja, sinergi tim, serta kebutuhan untuk mempercepat pelaksanaan reformasi keuangan. “Kami telah menyiapkan pelaksana harian (Plh) untuk masing‑masing direktorat jenderal. Penunjukan ini sudah aktif sejak Selasa siang, berbarengan dengan pelantikan pejabat eselon II lainnya,” ujar Purbaya dalam sambutan singkatnya.

Pelaksana harian yang ditunjuk sementara mengisi kekosongan jabatan tersebut adalah seorang pejabat senior yang telah berpengalaman di bidangnya masing‑masing. Untuk Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, Plh dipilih dari kalangan ahli ekonomi makro dengan rekam jejak kuat dalam penyusunan kebijakan fiskal. Sementara untuk Direktorat Jenderal Anggaran, Plh merupakan pejabat yang pernah memimpin tim perencanaan anggaran di beberapa kementerian, sehingga diyakini mampu menjaga kontinuitas program anggaran negara.

Penunjukan Plh ini tidak bersifat permanen, melainkan sebagai langkah transisi sampai proses seleksi pengganti tetap selesai. Purbaya menegaskan bahwa proses seleksi akan mengikuti prosedur meritocratic, melibatkan penilaian kompetensi, integritas, dan visi strategis yang sejalan dengan agenda reformasi Kemenkeu.

🔖 Baca juga:
Jadwal Isya 17 April 2026: Panduan Lengkap untuk Umat Muslim di Bandung, Jakarta, Surabaya, dan Bali

Penggantian dua pejabat kunci ini juga berhubungan dengan perubahan struktural yang lebih luas di kementerian. Sebelumnya, Purbaya sudah mengganti Sekretaris Jenderal Heru Pambudi dengan Robert Leonard Marbun, sebuah langkah yang menandai upaya memperkuat koordinasi internal serta mempercepat implementasi kebijakan fiskal yang adaptif terhadap dinamika ekonomi global.

Berikut rangkuman utama keputusan Purbaya pada hari tersebut:

  • Febrio Nathan Kacaribu dicopot dari jabatan Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal.
  • Luky Alfirman dicopot dari jabatan Direktur Jenderal Anggaran.
  • Pelaksana harian (Plh) masing‑masing telah ditetapkan dan mulai aktif bekerja sejak Selasa siang.
  • Proses seleksi pengganti tetap akan dilanjutkan dengan standar meritocratic.
  • Penunjukan Plh bersamaan dengan pelantikan pejabat eselon II baru di Kemenkeu.

Para analis politik menilai bahwa langkah ini mencerminkan keinginan Purbaya untuk menata kembali birokrasi keuangan agar lebih responsif terhadap tantangan inflasi, defisit anggaran, dan tekanan eksternal seperti kebijakan moneter global. Mereka juga menyoroti pentingnya stabilitas kepemimpinan dalam mengelola anggaran nasional, khususnya menjelang akhir tahun fiskal yang biasanya menjadi periode kritis dalam penyesuaian prioritas belanja pemerintah.

🔖 Baca juga:
Gerindra NasDem: Dasco Buka Suara, Internal Gerindra Bimbang dan Bingung!

Sementara itu, pihak dalam Kemenkeu menyampaikan optimisme bahwa penunjukan Plh akan memastikan tidak terjadi kekosongan kebijakan yang dapat mengganggu pelaksanaan program prioritas, seperti bantuan sosial, pembangunan infrastruktur, dan reformasi perpajakan. “Kami berkomitmen untuk menjaga kesinambungan kebijakan dan memastikan bahwa setiap perubahan struktural tidak mengurangi efektivitas pelaksanaan program negara,” kata salah satu pejabat senior di Kementerian Keuangan.

Secara keseluruhan, pengumuman Purbaya mengenai pengganti Febrio dan Luky menegaskan tekad pemerintah untuk memperkuat tata kelola keuangan negara melalui kepemimpinan yang dinamis dan berorientasi hasil. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik serta para pemangku kepentingan internasional terhadap komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas fiskal dan mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *