BERITA

TNI AU Tingkatkan Kemampuan Dalam Menghadapi Dinamika Tugas yang Semakin Kompleks

×

TNI AU Tingkatkan Kemampuan Dalam Menghadapi Dinamika Tugas yang Semakin Kompleks

Share this article
TNI AU Tingkatkan Kemampuan Dalam Menghadapi Dinamika Tugas yang Semakin Kompleks
TNI AU Tingkatkan Kemampuan Dalam Menghadapi Dinamika Tugas yang Semakin Kompleks

GemaWarta – 21 Juni 2026 | TNI Angkatan Udara (TNI AU) terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan operasional dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar program Pelatihan Dasar Militer Komponen Cadangan (Latsarmil Komcad) bagi calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) serta Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Brigjen TNI Rico Sirait menyebut Latsarmil Komcad bagi calon pengelola KDMP dan KNMP akan dilaksanakan di 67 satuan TNI di seluruh Indonesia. Pelatihan dilakukan selama 45 hari dan dilaksanakan di 67 satuan pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia.

🔖 Baca juga:
Rafale Solo Terbang: TNI AU Buktikan Kesiapan Alutsista Baru dan Tingkatkan Kemampuan Pilot Helikopter

Satuan-satuan yang dipilih dalam memberikan pelatihan militer dan telah terkonfirmasi, diantaranya Wingdik 500 TNI AU di Bogor dan Pasmar I TNI AL di Cilandak. Dalam Latsarmil Komcad tersebut, para calon pengelola KDMP dan KNMP nantinya akan diberikan materi terkait dengan ilmu kedisiplinan dan wawasan kebangsaan.

Menurut Rico, materi tersebut dinilai mampu mendukung kinerja para calon pengelola KDMP dan KNMP dalam menjalankan tugas. Materi lain yang diperoleh, berkenaan dengan materi manajerial dan kompetensi teknis sesuai dengan bidang pengelolaan.

Peserta juga akan menjalani pelatihan dasar kemiliteran seperti yang diberikan kepada Komcad ASN sebelumnya. Brigjen TNI Rico Sirait mengungkap melalui Latsarmil Komcad tersebut para calon pengelola KDMP dan KNMP diharapkan dapat membangun etos kerja yang profesional serta mengambil keputusan secara tepat dan cepat saat bertugas.

Melalui Latsarmil Komcad, peserta dibekali ilmu dan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, integritas, semangat pengabdian, serta etos kerja yang kuat. Brigjen TNI Rico Sirait pun menyebut seluruh materi yang diberikan telah disusun bersama kementerian teknis terkait dalam menumbuhkan integritas, disiplin, dan kerja sama tim dilandasi rasa tanggung jawab dan nasionalisme.

🔖 Baca juga:
Penertiban rumah dinas Lanud Muljono: 13 unit diambil kembali dari purnawirawan, ratusan prajurit aktif kini dapat hunian

Selain itu, TNI AU juga melakukan pembentukan Skadron Udara 18 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Skadron Udara 18 akan menjadi home base pesawat Falcon dengan tugas utama memberikan dukungan penerbangan VIP, VVIP, dan kenegaraan secara cepat, efektif, aman, serta andal.

Pembentukan Skadron Udara 18 menjadi bagian dari penguatan organisasi dan peningkatan kesiapan operasional TNI Angkatan Udara dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks. Keberadaan satuan baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan operasi udara sekaligus memperkuat kemampuan Koopsudnas dan TNI AU dalam menjalankan tugas pertahanan udara nasional.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali meminta perwira lulusan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), tidak tenggelam dalam ambisi buta terhadap jabatan dan kemewahan yang bersifat semu. Hal-hal itu harus dihindari, kata Ali, karena dapat merusak mentalitas perwira dan menurunkan jiwa nasionalisme dalam bekerja.

KSAL juga meminta para perwira siswa agar tetap memiliki iman dan kepercayaan kepada Tuhan. Menurut Ali, iman harus dijadikan sebagai landasan moral dan spiritual dalam menunaikan tugas. Bila iman dan kepercayaan kepada Tuhan meningkat, Ali yakin, secara otomatis jiwa nasionalisme para prajurit akan meningkat.

🔖 Baca juga:
Mundur dari Barisan Karena Terik Matahari, 1.773 ASN Hadapi Tantangan Latsarmil Komcad 2026

Pengabdian kepada masyarakat dan negara juga akan meningkat. Para prajurit pada akhirnya akan tetap memegang teguh dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Trisila Angkatan Laut.

Dalam upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapan operasional, TNI AU terus melakukan berbagai kegiatan dan pelatihan. Dengan demikian, TNI AU diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan operasi udara sekaligus memperkuat kemampuan dalam menjalankan tugas pertahanan udara nasional.

Kesimpulan, TNI AU terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan operasional dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks. Dengan menggelar program Pelatihan Dasar Militer Komponen Cadangan (Latsarmil Komcad) dan pembentukan Skadron Udara 18, TNI AU diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan operasi udara sekaligus memperkuat kemampuan dalam menjalankan tugas pertahanan udara nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *