GemaWarta – 23 April 2026 | Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menjadi saksi upacara pembukaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) gelombang I tahun 2026. Sebanyak 1.773 aparatur sipil negara (ASN) dari 55 kementerian dan lembaga resmi memulai pelatihan selama 1,5 bulan yang dijadwalkan selesai pada 5 Juni 2026.
Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kementerian Pertahanan, Letjen TNI Gabriel Lema, menegaskan target pembentukan 4.000 anggota Komcad pada tahun ini. Dari 2.019 calon yang awalnya lolos tes administrasi dan kesehatan, proses seleksi lanjutan—meliputi pemeriksaan kesehatan, psikologi, kebugaran jasmani, hingga ideologi—menyisakan 1.773 peserta yang dinyatakan layak.
Pelatihan dasar militer dibagi ke enam lembaga pendidikan militer, antara lain:
- Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) Jaya
- Pasukan Marinir 1 (Pasmar 1) Cilandak
- Wing Pendidikan 500/Umum Atang Sendjaja (Wingdik 500)
- Pusat Pendidikan Kesehatan TNI AD Kramat Jati
- Pusat Komunikasi Badan Intelijen Negara (Puskom Bela Negara) Rumpin Bogor
- Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma
Selama masa latihan, cuaca Jakarta yang terik menjadi tantangan tersendiri. Beberapa peserta melaporkan gejala kelelahan dan dehidrasi akibat suhu tinggi, hingga ada yang terpaksa mundur dari barisan. Tim medis lapangan terus memantau kondisi fisik, menyediakan hidrasi ekstra, dan menyesuaikan intensitas latihan bila diperlukan.
Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, menyampaikan arahan khusus kepada para pelatih: menghindari sikap arogan serta kontak fisik yang tidak perlu. “Pendekatan yang humanis dan edukatif menjadi kunci agar ASN dapat menyerap nilai disiplin tanpa mengorbankan rasa hormat,” ujar Letjen Gabriel Lema saat membacakan amanat Menhan. Pelatih diingatkan untuk menjadi teladan dalam sikap, penampilan, dan materi pembelajaran.
Selain manfaat karakter, disiplin, dan etos kerja, peserta juga berpeluang memperoleh kredit poin yang dapat mendukung karier mereka di lingkungan birokrasi. Namun, Gabriel menegaskan bahwa poin bukan tujuan utama; yang diharapkan adalah peningkatan integritas dan rasa kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar TNI.
Statistik akhir pelatihan menunjukkan distribusi peserta per lembaga pendidikan:
| Lembaga | Jumlah Peserta |
|---|---|
| Rindam Jaya | 222 |
| Pasmar 1 Cilandak | 280 |
| Wingdik 500 Atang Sendjaja | 291 |
| Pusdikkes TNI AD Kramat Jati | 453 |
| Puskom Bela Negara Rumpin Bogor | 257 |
| Base Ops Lanud Halim | 270 |
Dengan hampir 50.000 anggota Komcad secara nasional sejak program ini dimulai pada 2021, gelombang pertama 2026 menambah kekuatan cadangan dengan menekankan nilai kebugaran, mental, dan loyalitas. Kekurangan peserta pada gelombang pertama akan diatasi melalui gelombang kedua, menjaga agar target 4.000 anggota tercapai.
Pelatihan Latsarmil Komcad 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan prajurit cadangan yang siap bertugas, tetapi juga ASN yang kembali ke tugas sipil dengan karakter yang lebih kuat, disiplin tinggi, serta dedikasi pada Negara Kesatuan Republik Indonesia.











