BERITA

Upaya Penyelamatan Gajah Sumatra dan Kalimantan: Prabowo Siap Keluarkan Inpres

×

Upaya Penyelamatan Gajah Sumatra dan Kalimantan: Prabowo Siap Keluarkan Inpres

Share this article
Upaya Penyelamatan Gajah Sumatra dan Kalimantan: Prabowo Siap Keluarkan Inpres
Upaya Penyelamatan Gajah Sumatra dan Kalimantan: Prabowo Siap Keluarkan Inpres

GemaWarta – 07 Mei 2026 | Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk menyelamatkan populasi gajah Sumatra dan Kalimantan yang terancam punah. Ia akan menerbitkan instruksi presiden (Inpres) untuk menyelamatkan populasi dan habitat gajah di kedua pulau tersebut.

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyatakan bahwa Inpres tersebut merupakan langkah konkret dari komitmen Presiden Prabowo untuk menyelamatkan gajah Sumatra dan Kalimantan. Raja Juli juga menyatakan bahwa pemerintah telah menemukan penurunan jumlah kantong habitat gajah dari 42 menjadi 21 unit dalam beberapa dekade terakhir.

🔖 Baca juga:
Kejutan Reshuffle Kabinet: Prabowo Didorong Bentuk ‘Kabinet Perang’ dan Reaksi Besar Partai

Selain Inpres, pemerintah juga akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional. Satgas ini akan dipimpin oleh Hashim Djojohadikusumo dan akan mencari skema pendanaan berkelanjutan untuk pengelolaan taman nasional.

Indonesia memiliki 57 taman nasional yang menjadi kawasan penting bagi konservasi keanekaragaman hayati. Pemerintah akan menyiapkan beberapa proyek percontohan pengelolaan taman nasional, salah satunya di kawasan Taman Nasional Way Kambas.

Program ini juga akan mengatasi konflik antara manusia dan gajah yang selama ini terjadi di wilayah sekitar taman nasional, melalui pembangunan pagar atau kanal pembatas, serta program pemberdayaan masyarakat.

🔖 Baca juga:
Prabowo dan Putin Gelar Sesi 5 Jam di Kremlin, Sepakati Kerjasama Energi, Pendidikan, dan Industri

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, juga mencabut dua Persetujuan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) milik PT Anugerah Pratama Inspirasi (API) dan PT Bentara Alam Timber (BAT) setelah menemukan pelanggaran seperti illegal logging dan sawit ilegal yang berujung pada kematian dua gajah di Bengkulu.

Penyebab pasti kematian dua gajah tersebut masih dalam proses nekropsi di sebuah laboratorium di Bogor. Namun, Raja Juli memastikan bahwa dua perusahaan tersebut tidak menjalankan tata guna atau governance yang semestinya dilakukan, termasuk di dalamnya ada illegal logging dan penanaman sawit ilegal.

Dalam konteks ini, pemerintah segera menerbitkan instruksi presiden terkait penyelamatan populasi dan habitat gajah Sumatra dan Kalimantan. Hal ini membuktikan keseriusan Presiden Prabowo Subianto dalam menangani dan menyelamatkan gajah.

🔖 Baca juga:
Indonesia Bisa Beli Minyak Rusia Lebih Murah: Harga 59 Dolar per Barel dan Dampaknya bagi Perekonomian Nasional

Komitmen pemerintah untuk menyelamatkan gajah Sumatra dan Kalimantan merupakan langkah yang sangat penting untuk melestarikan keanekaragaman hayati di Indonesia. Dengan upaya penyelamatan yang efektif, diharapkan populasi gajah Sumatra dan Kalimantan dapat terjaga dan tidak punah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *