GemaWarta – 25 Juli 2026 | Haji Isam, atau Andi Syamsuddin Arsyad, adalah salah satu pengusaha terkaya di Kalimantan. Ia membangun kerajaan bisnis dari nol setelah bekerja sebagai tukang ojek. Kini, Haji Isam dikenal sebagai pemilik Jhonlin Group yang bergerak di bisnis sawit dan batubara.
Haji Isam juga memiliki jejak politik yang kuat. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Bendahara Tim Kampanye Jokowi-Amin. Selain itu, Haji Isam juga dikenal sebagai salah satu pendonor terbesar untuk kampanye Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2024.
Baru-baru ini, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) yang dimiliki Haji Isam mengakui telah membeli 3.500 ton crude palm oil (CPO) yang berasal dari aset sitaan negara. Transaksi tersebut dilakukan dengan nilai sekitar Rp53,58 miliar.
Saham-saham yang terkait dengan Haji Isam juga mengalami kenaikan harga. Emiten milik Prajogo Pangestu menjadi penggerak utama penguatan pasar, disusul saham-saham Grup Bakrie, Haji Isam, Salim, Sinar Mas, hingga Hashim Djojohadikusumo yang sama-sama ditutup di zona hijau.
Haji Isam juga dikenal sebagai pengusaha yang memiliki hobi off road dan berburu. Ia memiliki rumah megah di Batu Licin, Kalimantan Selatan, dengan luas mencapai 20 hektare.
Kekayaan dan pengaruh Haji Isam membuatnya menjadi salah satu tokoh yang paling berpengaruh di Kalimantan. Ia juga dikenal sebagai salah satu pengusaha yang paling sukses di Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, Haji Isam telah memperluas bisnisnya ke berbagai sektor, termasuk pertambangan, perkebunan, dan energi. Ia juga telah memperoleh beberapa penghargaan dan gelar, termasuk Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Prabowo Subianto.
Meskipun Haji Isam telah mencapai kesuksesan yang luar biasa, ia tetap rendah hati dan terus berusaha untuk meningkatkan bisnisnya. Ia juga dikenal sebagai salah satu pengusaha yang paling dermawan di Kalimantan, dengan menyumbangkan sebagian kekayaannya untuk kegiatan sosial dan pendidikan.











