Bisnis

Harga BBM Pertamina Turun, Warga Solo Setia dengan Pertalite

×

Harga BBM Pertamina Turun, Warga Solo Setia dengan Pertalite

Share this article
Harga BBM Pertamina Turun, Warga Solo Setia dengan Pertalite
Harga BBM Pertamina Turun, Warga Solo Setia dengan Pertalite

GemaWarta – 08 Agustus 2026 | Harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina mengalami penyesuaian terbaru pada bulan Agustus 2026. PT Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM secara berkala, khususnya untuk varian nonsubsidi.

Pada penyesuaian harga BBM yang berlaku per 1 Agustus 2026, harga Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green mengalami penurunan. Misalnya di Jawa Barat, harga Pertamax mengalami penurunan dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter.

🔖 Baca juga:
Pengendali Saham PT Bumi Serpong Damai Tbk Mencapai 48,62% dan Dampaknya pada Industri

Sementara, harga Pertamax Turbo yang sebelumnya Rp19.300 kini turun ke angka Rp18.300 per liter. Selanjutnya, Pertamax Green yang sempat menyentuh level Rp17.000 ikut terkoreksi menjadi Rp16.600 per liter.

Di sisi lain, harga BBM jenis diesel seperti Dexlite dan Pertamina Dex (Pertadex) tidak berubah. Pertadex tetap berada di angka Rp21.150 per liter, sedangkan Dexlite Rp19.700 per liter.

Warga Solo masih setia menggunakan Pertalite meski harga Pertamax turun Rp300 per liter. Antrean pembelian Pertalite tetap ramai meski Pertamax turun harga.

Harga BBM di seluruh wilayah Indonesia bisa dipantau melalui laman resmi Pertamina Patra Niaga. Dalam laman tersebut, ditampilkan harga Pertalite, Pertamax, Pertamax Green, hingga Pertamax Turbo.

Penurunan harga BBM nonsubsidi menjadi perhatian masyarakat setelah harga Pertamax mengalami penyesuaian turun sebesar Rp300 per liter. Namun, penurunan harga tersebut belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh pengguna kendaraan.

Amat, pelajar asal Karanganyar, Jawa Tengah, menjadi salah satu pengguna Pertalite yang masih merasakan dampak antrean panjang. Ia mengatakan turunnya harga Pertamax belum banyak berpengaruh terhadap kebutuhan hariannya karena ia masih mengandalkan BBM subsidi untuk kendaraan yang dipakai ke sekolah.

Menurut Amat, antrean Pertalite biasanya terjadi saat banyak warga mengisi bahan bakar sebelum bekerja atau beraktivitas. Kondisi itu membuatnya harus menyisihkan waktu lebih banyak agar tidak tertinggal jam pelajaran.

🔖 Baca juga:
Saham Salim Ivomas Pratama Melejit 12,7%: Bintang Baru di Langit IHSG 2026

Ia berharap ketersediaan Pertalite di SPBU dapat lebih lancar sehingga masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama.

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang berlaku mulai 6 Agustus 2026 mengikuti tren melemahnya harga minyak dunia dan evaluasi harga energi internasional. Sementara itu, harga BBM bersubsidi tetap tidak mengalami perubahan sehingga masyarakat masih dapat membeli Pertalite dan BioSolar Subsidi dengan harga yang sama di seluruh Indonesia.

Mengacu pada wilayah DKI Jakarta, berikut daftar harga BBM Pertamina resmi yang berlaku di SPBU Pertamina. Perlu diketahui bahwa Pertalite dan BioSolar Subsidi merupakan BBM bersubsidi yang memiliki harga nasional, sehingga tarifnya sama di seluruh Indonesia.

Sebaliknya, harga Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex dapat berbeda di setiap provinsi karena dipengaruhi oleh besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dan kebijakan daerah masing-masing.

Oleh karena itu, Pertamina menerbitkan daftar harga berdasarkan wilayah agar masyarakat memperoleh informasi yang sesuai dengan lokasi tempat tinggalnya.

Pertamax menjadi salah satu produk BBM nonsubsidi yang mengalami penyesuaian harga mulai 6 Agustus 2026. Berdasarkan daftar harga resmi Pertamina Patra Niaga, untuk wilayah DKI Jakarta harga Pertamax ditetapkan sebesar Rp 15.950 per liter.

Penyesuaian ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala Pertamina terhadap perkembangan harga energi global dan kondisi pasar minyak. Jika dibandingkan dengan harga sebelumnya, Pertamax di DKI Jakarta turun dari Rp 16.250 menjadi Rp 15.950 per liter, atau berkurang Rp 300 per liter.

🔖 Baca juga:
Harga Emas Antam Hari Ini 31 Mei 2026: Kenaikan Terbesar

Penurunan ini tidak hanya terjadi di DKI Jakarta, tetapi juga berlaku di berbagai provinsi lain di Indonesia. Meski demikian, nominal harga di setiap daerah tidak selalu sama karena dipengaruhi besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang berbeda-beda.

Oleh sebab itu, masyarakat di luar DKI Jakarta dapat menemukan harga Pertamax yang sedikit lebih tinggi atau lebih rendah sesuai kebijakan daerah masing-masing.

Dengan adanya penyesuaian tersebut, pengguna kendaraan berbahan bakar RON 92 dapat menikmati harga yang lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.

Walaupun harganya turun, Pertamax tetap menawarkan kualitas bahan bakar yang sesuai untuk kendaraan dengan rasio kompresi menengah hingga tinggi sehingga mampu menjaga performa mesin sekaligus menghasilkan pembakaran yang lebih efisien.

Selain Pertamax, Pertamina juga memperbarui harga sejumlah BBM non-subsidi lainnya. Untuk wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax Green 95 menjadi Rp 16.600 per liter, Pertamax Turbo Rp18.300 per liter, Dexlite Rp 19.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp 21.150 per liter.

Daftar harga tersebut berlaku mulai 6 Agustus 2026 di seluruh SPBU Pertamina wilayah DKI Jakarta.

Kesimpulan, harga BBM Pertamina mengalami penyesuaian terbaru pada bulan Agustus 2026. Penyesuaian harga BBM nonsubsidi menjadi perhatian masyarakat setelah harga Pertamax mengalami penyesuaian turun sebesar Rp300 per liter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *