GemaWarta – 25 Juni 2026 | Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak menguat pada perdagangan pagi hari ini. Indeks saham Kospi Korea Selatan memimpin penguatan dengan lonjakan lebih dari 5% saat pembukaan perdagangan. Sementara itu, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 1,32%. Di Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 1,28% dan Topix naik 0,76%.
Penguatan pasar Asia terjadi meskipun pada sesi reguler sebelumnya indeks utama Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi. Indeks S&P 500 turun 0,10%, Nasdaq Composite terkoreksi 0,43%, sedangkan Dow Jones berhasil naik 182,06 poin atau 0,35%. Kontrak berjangka (futures) indeks saham AS ditutup menguat pada perdagangan Rabu malam waktu setempat.
Futures indeks S&P 500 naik 0,5%, sementara Nasdaq 100 Futures melonjak 1,9%. Adapun futures Dow Jones Industrial Average bertambah 29 poin atau kurang dari 0,1%. Penguatan tersebut didorong oleh laporan keuangan Micron Technology yang melampaui ekspektasi pasar. Saham perusahaan semikonduktor tersebut melonjak hampir 15% pada perdagangan setelah bursa ditutup (after-hours).
Micron melaporkan kinerja kuartal ketiga fiskal yang lebih baik dari perkiraan analis dan memberikan proyeksi pendapatan kuartal berjalan sebesar US$ 50 miliar, jauh lebih tinggi dibandingkan realisasi US$ 11,3 miliar pada periode yang sama tahun lalu serta melampaui proyeksi pasar sebesar US$ 43,58 miliar. Sentimen positif juga menjalar ke sektor chip lainnya.
Saham Qualcomm melonjak 14% setelah perusahaan menaikkan target pendapatan bisnis non-handset pada tahun fiskal 2029 menjadi US$ 40 miliar, dari sebelumnya US$ 22 miliar. Sejumlah saham semikonduktor lainnya seperti Sandisk, Western Digital, Lam Research, KLA, dan Applied Materials turut menguat mengikuti optimisme investor terhadap prospek industri teknologi.
Kospi Korea Selatan juga mendapat dorongan setelah SK Hynix mengumumkan rencana untuk melakukan listing di Nasdaq yang dapat mengumpulkan dana sebesar 45,45 triliun won atau sekitar US$ 29,4 miliar. SK Hynix dan Samsung Electronics merupakan dua perusahaan terbesar di Korea Selatan dan memegang peran penting dalam industri semikonduktor.
Para analis memandang bahwa peningkatan ini merupakan bagian dari kenaikan jangka panjang yang didorong oleh permintaan yang kuat untuk teknologi AI dan semikonduktor. Meskipun terdapat volatilitas yang signifikan dalam beberapa hari terakhir, investor masih optimis tentang prospek jangka panjang industri ini.
Untuk saat ini, pasar saham Asia-Pasifik terus menunjukkan kemajuan yang positif, didorong oleh laporan keuangan yang kuat dari perusahaan-perusahaan teknologi dan semikonduktor. Namun, perlu diingat bahwa volatilitas pasar masih dapat terjadi dan investor harus tetap waspada terhadap perubahan-perubahan yang mungkin terjadi.











