GemaWarta – 10 Mei 2026 | Perusahaan properti di bawah bendera Lippo Group, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) telah mengumumkan perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris baru perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 di Jakarta.
Perubahan tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan memperkuat struktur kepemimpinan. Sebagai holding utama di bawah Lippo Group, LPKR membawahi sejumlah lini bisnis strategis, termasuk properti melalui LippoLand, pusat perbelanjaan lewat Lippo Malls Indonesia, serta layanan kesehatan melalui Siloam Hospitals.
Salah satu perhatian menarik dari hasil RUPST adalah bergabungnya politisi senior Partai Golkar, Bambang Soesatyo sebagai Komisaris Independen Perseroan. Bambang Soesatyo merupakan tokoh yang pernah menjabat Ketua DPR RI dan Ketua MPR RI, serta aktif di berbagai organisasi nasional.
Di jajaran Direksi, Indra Yuwana resmi ditunjuk sebagai Presiden Direktur Perseroan. Ia merupakan alumni Lemhannas PPRA 61 dan pernah menjabat Direktur Investasi dan Kemudahan Berusaha di Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).
Masuknya dua figur tersebut dinilai membawa sinyal transformasi baru bagi perusahaan. LPKR disebut akan memperkuat ekspansi bisnis serta pengembangan sektor properti, kesehatan, dan lifestyle di Indonesia.
Di tempat lain, Mawar de Jongh, seorang aktris muda berbakat, baru saja meraih gelar Sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Pelita Harapan (UPH) setelah menyelesaikan pendidikan di Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Ilmu Komunikasi.
Mawar de Jongh memilih program Pendidikan Jarak Jauh karena sistem pembelajaran yang fleksibel, memungkinkan dia untuk menyeimbangkan dunia pendidikan dengan jadwal pekerjaan yang padat sebagai figur publik.
Menurut Mawar, Ilmu Komunikasi merupakan bidang yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari dan relevan dengan profesinya sebagai publik figur. Ia berharap bisa terus memberikan dampak yang baik bagi banyak orang lewat karya dan ilmu yang dimilikinya.
Dengan bergabungnya Bambang Soesatyo dan Indra Yuwana di Lippo Karawaci, diharapkan perusahaan dapat memperkuat posisinya di industri properti dan kesehatan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya komunikasi efektif dalam mencapai tujuan bisnis.









