GemaWarta – 07 Agustus 2026 | Perubahan kebijakan UPI (Unified Payments Interface) yang diusulkan oleh pemerintah India dapat berdampak besar pada industri perbankan dan pembayaran digital. Bank Baroda, salah satu bank terbesar di India, kemungkinan akan menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan dari perubahan ini.
Pemerintah India telah mengusulkan untuk mengenakan biaya MDR (Merchant Discount Rate) pada transaksi UPI, yang sebelumnya gratis. Biaya ini akan dikenakan pada pedagang dan kemudian dibagi antara bank, penyedia layanan pembayaran, dan NPCI (National Payments Corporation of India). Bank Baroda, sebagai salah satu bank terbesar di India, kemungkinan akan menerima sebagian besar dari biaya MDR ini.
Menurut perkiraan, Bank Baroda dapat menghasilkan sekitar ₹800 crore per tahun dari biaya MDR ini. Sementara itu, bank lain seperti SBI dan HDFC Bank juga kemungkinan akan diuntungkan dari perubahan ini. SBI diperkirakan dapat menghasilkan sekitar ₹3.000 crore per tahun, sementara HDFC Bank dapat menghasilkan sekitar ₹800 crore per tahun.
Perubahan kebijakan UPI ini juga dapat berdampak pada industri pembayaran digital, terutama pada perusahaan seperti PhonePe, Paytm, dan Google Pay. Perusahaan-perusahaan ini kemungkinan akan harus membayar biaya MDR pada transaksi UPI, yang dapat meningkatkan biaya operasional mereka.
Di sisi lain, perubahan kebijakan UPI ini juga dapat berdampak positif pada perekonomian India. Dengan mengenakan biaya MDR pada transaksi UPI, pemerintah dapat meningkatkan pendapatan dan mengurangi defisit anggaran. Selain itu, perubahan ini juga dapat mendorong pertumbuhan industri pembayaran digital di India.
Dalam beberapa hari terakhir, nilai tukar rupiah India juga telah mengalami peningkatan, mencapai level tertinggi sejak Juli 2023. Hal ini disebabkan oleh penurunan harga minyak dunia dan harapan akan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Sementara itu, Bank Baroda juga telah mengumumkan rencana untuk merekrut 206 pekerja manajerial. Pendaftaran online untuk lowongan pekerjaan ini telah dibuka sejak 6 Agustus 2023 dan akan ditutup pada 26 Agustus 2023.
Dalam beberapa tahun terakhir, Bank Baroda telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan layanan dan kemampuan digitalnya. Bank ini telah meluncurkan beberapa layanan digital, termasuk aplikasi mobile banking dan layanan pembayaran online. Dengan demikian, Bank Baroda dapat meningkatkan kemampuan dan layanan digitalnya, serta meningkatkan kepuasan pelanggan.
Kesimpulan, perubahan kebijakan UPI yang diusulkan oleh pemerintah India dapat berdampak besar pada industri perbankan dan pembayaran digital. Bank Baroda, sebagai salah satu bank terbesar di India, kemungkinan akan menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan dari perubahan ini. Namun, perubahan ini juga dapat berdampak pada industri pembayaran digital dan perekonomian India secara keseluruhan.



