Ekonomi

FTSE dan Sensex Siap Direbalans: Apa yang Diharapkan?

×

FTSE dan Sensex Siap Direbalans: Apa yang Diharapkan?

Share this article
FTSE dan Sensex Siap Direbalans: Apa yang Diharapkan?
FTSE dan Sensex Siap Direbalans: Apa yang Diharapkan?

GemaWarta – 19 Juni 2026 | Pasar saham global sedang menantikan rebalancing FTSE dan Sensex pada hari Jumat, 19 Juni. Sementara itu, tujuh saham baru akan ditambahkan ke indeks FTSE, Sensex akan melihat peningkatan bobot dua saham. Perubahan ini akan berlaku efektif pada 22 Juni 2026.

FTSE diharapkan memiliki volume yang cukup aktif, dengan India yang kemungkinan akan menyaksikan arus masuk passive foreign institutional investment (FII) sebesar lebih dari $600 juta, yang sebagian besar didorong oleh beberapa listing baru yang membuatnya layak untuk dimasukkan. Lenskart Solutions, Groww, Tata Capital, ICICI Prudential Asset Management, LG Electronics India, Meesho, dan Tenneco Clean Air India adalah beberapa saham yang akan ditambahkan ke indeks FTSE.

🔖 Baca juga:
Purbaya Yakin Tekanan Rupiah Mereda dalam Dua Bulan, Ini Penyebabnya

Sementara itu, berita dari Inggris menyebutkan bahwa Rosebank Industries telah dipromosikan ke FTSE 250, menandai kesuksesan lain bagi co-pendiri Melrose, Simon Peckham dan Christopher Miller, dalam strategi ‘buy, improve, sell’ mereka. Mereka berencana untuk menggandakan investasi pemegang saham dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun melalui restrukturisasi dan peralihan ke bisnis yang lebih menguntungkan.

Di sisi lain, SpaceX, perusahaan roket dan satelit milik Elon Musk, telah mengalami penurunan setelah meluncur dengan sangat tinggi di pasar saham. Meskipun demikian, analis pasar masih yakin dengan prospek jangka panjang perusahaan ini. Sementara itu, pound Inggris melemah dan saham juga turun karena ketidakpastian politik setelah Andy Burnham memenangkan pemilihan umum di Makerfield.

🔖 Baca juga:
Net Buy Asing Rp473 Miliar Saat IHSG Turun: Saham BNI, EMPS, dan ANTM Jadi Primadona

Vietnam juga menghadapi ancaman gagal naik kasta MSCI karena perbedaan pendekatan antara FTSE Russell dan MSCI. FTSE Russell lebih pragmatis dan fokus pada kelancaran operasional bursa, sementara MSCI memiliki standar tunggal yang absolut untuk kategori Emerging Market dan menuntut perlakuan yang sepenuhnya setara dan kemudahan akses bagi seluruh investor asing.

Kesimpulan dari berbagai berita ini menunjukkan bahwa pasar saham global sedang mengalami perubahan dan ketidakpastian. Rebalancing FTSE dan Sensex, promosi Rosebank Industries, penurunan SpaceX, dan ancaman gagal naik kasta MSCI Vietnam semua menunjukkan bahwa investor harus selalu waspada dan mengikuti perkembangan terbaru di pasar saham.

🔖 Baca juga:
Harga Buyback Emas Antam Rabu, 22 April 2026 Stabil di Rp2.610.000/gram, Simulasi Pajak PPh 22

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *