GemaWarta – 29 April 2026 | Pasar logam mulia Indonesia kembali berada di zona merah pada Senin, 27 April 2026. Harga Buyback Emas Antam mengalami penurunan tajam, menurun sekitar Rp 52.000 per gram dibandingkan perdagangan hari sebelumnya. Penurunan ini sekaligus menurunkan nilai jual kembali bagi para pemilik emas fisik yang ingin menukarkan batangan keuangan melalui jaringan resmi.
Menurut data resmi Logam Mulia, pada pukul 10.25 WIB harga Buyback Antam tercatat Rp 2.573.000 per gram. Harga tersebut belum termasuk pajak Penghasilan (PPh) final sebesar 0,25%, yang jika ditambahkan akan menambah beban biaya sekitar Rp 6.430 per gram. Dengan pajak, nilai efektif yang diterima penjual menjadi sekitar Rp 2.566.570 per gram.
Penurunan harga ini tidak hanya terbatas pada Antam. Produk emas lain yang dipasarkan melalui Pegadaian, seperti Galeri24 dan UBS, juga mengalami penurunan, meskipun dengan intensitas yang lebih ringan. Pada hari yang sama, Galeri24 diperdagangkan pada Rp 2.780.000 per gram, sementara UBS berada di Rp 2.798.000 per gram. Kedua harga tersebut juga belum termasuk PPh 0,25%.
Berikut rangkuman singkat harga beli kembali (buyback) pada Senin, 27 April 2026:
| Produk | Harga Buyback (per gram) |
|---|---|
| Antam | Rp 2.573.000 |
| Galeri24 | Rp 2.780.000 |
| UBS | Rp 2.798.000 |
Data di atas mencerminkan tren penurunan yang dimulai sejak akhir pekan sebelumnya, ketika harga emas global terpengaruh oleh fluktuasi nilai tukar dolar AS dan kebijakan moneter bank sentral utama. Penurunan ini memicu aksi jual di pasar domestik, khususnya pada segmen emas fisik yang diperdagangkan melalui antam dan lembaga keuangan resmi.
Para investor dan pemilik emas fisik perlu memperhatikan beberapa faktor penting sebelum memutuskan menjual:
- Besaran pajak: PPh final 0,25% berlaku pada semua transaksi buyback emas, baik melalui Antam, Pegadaian, maupun penjual resmi lainnya.
- Waktu transaksi: Harga dapat berubah secara signifikan dalam hitungan jam. Memantau harga secara real‑time melalui situs resmi Logam Mulia atau aplikasi mobile dapat membantu mengoptimalkan nilai jual.
- Kondisi pasar global: Faktor eksternal seperti kebijakan Federal Reserve, harga minyak, dan geopolitik memengaruhi sentimen investor emas secara luas.
Selain faktor-faktor di atas, keamanan dan keaslian produk tetap menjadi prioritas. Antam dan UBS menyediakan QR Code pada kemasan yang dapat dipindai melalui aplikasi CertiCard atau UBS Gold untuk verifikasi keaslian. Pastikan kemasan tidak rusak sebelum melakukan transaksi, karena kerusakan dapat menurunkan nilai jual kembali.
Sejumlah analis pasar memperkirakan bahwa penurunan Harga Buyback Emas Antam dapat berlanjut selama minggu ini, terutama jika tekanan pada dolar AS tetap kuat. Namun, beberapa pakar juga mencatat bahwa penurunan tajam biasanya diikuti oleh fase pemulihan, karena investor institusional cenderung menambah posisi emas sebagai lindung nilai.
Bagi pemilik emas yang ingin menambah portofolio, penurunan Harga Buyback Emas Antam dapat menjadi peluang membeli emas fisik dengan harga spot yang lebih rendah, kemudian menunggu kenaikan nilai pasar untuk dijual kembali dengan profit. Namun, strategi ini harus disertai pemahaman mendalam tentang likuiditas dan biaya penyimpanan.
Secara keseluruhan, kondisi pasar pada Senin, 27 April 2026 menandai fase volatilitas tinggi untuk logam mulia di Indonesia. Harga Buyback Emas Antam yang turun bersama pajak PPh 0,25% menuntut para pelaku pasar untuk lebih cermat dalam mengambil keputusan, baik untuk menjual maupun membeli kembali emas fisik.











