GemaWarta – 26 Juli 2026 | Harga emas Antam pada perdagangan Sabtu (25/7/2026) mengalami perubahan. Pada awalnya, harga emas Antam turun sebesar Rp 36.000 per gram menjadi Rp 2.710.000 per gram. Namun, kemudian harga emas Antam naik sebesar Rp 7.000 per gram menjadi Rp 2.612.000 per gram.
Berdasarkan informasi dari Logam Mulia, harga emas Antam dengan ukuran terkecil atau 0,5 gram dibanderol dengan harga Rp 1.356.000. Sedangkan untuk ukuran 1 gram dibanderol pada harga Rp 2.612.000 per gram. Harga emas Antam dengan ukuran 10 gram tercatat seharga Rp 25.615.000.
Untuk harga emas pada Galeri24, ukuran terkecil atau 0,5 gram dibanderol seharga Rp 1.353.000. Sedangkan untuk ukuran 1 gram dibanderol pada harga Rp 2.581.000 per gram. Harga emas UBS pada ukuran 1 gram dibanderol pada harga Rp 2.594.000 per gram.
Harga emas Antam sewaktu-waktu bisa berubah. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017 untuk semua jenis emas mulai dari gramasi 1 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram). Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.
Harga emas dunia ditutup menguat pada perdagangan Jumat setelah harga minyak mentah Brent berbalik melemah dari level di atas US$ 100 per barel. Di saat yang sama, pelaku pasar terus mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah serta dampaknya terhadap inflasi menjelang keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) pekan depan.
Kenaikan harga emas hari ini menjadi sinyal pemulihan setelah koreksi tajam sehari sebelumnya. Namun, pergerakan emas masih berada dalam fase fluktuatif sehingga investor disarankan tetap mencermati perkembangan harga global dan nilai tukar rupiah sebelum mengambil keputusan investasi.
Kesimpulan, harga emas Antam mengalami perubahan pada perdagangan Sabtu (25/7/2026). Harga emas Antam turun sebesar Rp 36.000 per gram menjadi Rp 2.710.000 per gram, namun kemudian naik sebesar Rp 7.000 per gram menjadi Rp 2.612.000 per gram. Investor disarankan tetap mencermati perkembangan harga global dan nilai tukar rupiah sebelum mengambil keputusan investasi.











