GemaWarta – 22 Juli 2026 | Indonesia menjadi incaran konglomerat dunia untuk berinvestasi, terutama di sektor pertanian dan keuangan. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengajak pengusaha muda untuk berkontribusi membangun pertanian modern melalui inovasi, teknologi, dan penguatan karakter.
Spanyol juga menjadi destinasi favorit konglomerat dunia untuk membeli properti mewah. Negara ini menawarkan beragam pilihan lokasi, mulai dari kota metropolitan hingga pulau-pulau eksklusif.
Rancangan Undang-undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) telah disahkan menjadi undang-undang. Pengesahan ini diharapkan dapat menarik investasi skala global dari konglomerat dunia dan memperkuat kedalaman sektor keuangan nasional.
Konglomerat Inggris-India, Amit Bhatia, juga menyatakan minat untuk membeli saham minoritas Liverpool. Jika transaksi ini terealisasi, valuasi Liverpool diperkirakan mencapai lebih dari 6 miliar dolar AS.
Saham konglomerat berpesta saat IHSG menguat, dengan emiten milik Prajogo Pangestu dan Bakrie menjadi penggerak utama penguatan pasar. Emiten milik Prajogo Pangestu, seperti PT Petrosea Tbk dan PT Chandra Daya Investasi Tbk, mengalami kenaikan harga yang signifikan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah menjadi tujuan investasi yang menarik bagi konglomerat dunia. Dengan disahkannya undang-undang PFII, diharapkan Indonesia dapat menarik lebih banyak investasi asing dan memperkuat perekonomian nasional.
Konglomerat dunia juga telah menunjukkan minat untuk berinvestasi di sektor pertanian Indonesia. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berharap pengusaha muda dapat berkontribusi membangun pertanian modern dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Dalam beberapa bulan terakhir, saham konglomerat telah mengalami kenaikan yang signifikan. Emiten milik Prajogo Pangestu dan Bakrie telah menjadi penggerak utama penguatan pasar. Dengan demikian, diharapkan perekonomian Indonesia dapat terus tumbuh dan berkembang.











