GemaWarta – 14 Agustus 2026 | Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) Rida Mulyana meninggal dunia pada Selasa, 11 Agustus 2026. Berita duka ini menyebabkan kesedihan di kalangan pejabat dan masyarakat yang mengenalnya.
Rida Mulyana lahir di Sumedang, Jawa Barat pada 2 Mei 1963. Ia menyelesaikan pendidikan S1 di Institut Teknologi Bandung (ITB) di Jurusan Teknik Perminyakan pada 1988, dan melanjutkan pendidikannya hingga meraih gelar Master of Science di bidang Petroleum Engineering dari Imperial College London, Inggris, pada 1992.
Sebagian besar perjalanan profesional Rida Mulyana dihabiskan di sektor energi, baik di pemerintahan maupun badan usaha milik negara. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi pada 2009, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) pada 2009-2010, dan Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian ESDM pada 2010-2013.
Rida Mulyana juga pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) sepanjang 2013-2019, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan pada 2019-2022, dan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM pada 2022-2023. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Komisaris PT PLN (Persero) dan Komisaris Utama PT Pertamina Power Indonesia.
Di masa jabatannya, Rida Mulyana banyak berkontribusi pada pengembangan sektor energi di Indonesia, terutama dalam hal peningkatan efisiensi energi dan pengembangan energi terbarukan. Ia juga dikenal sebagai tokoh yang peduli dengan lingkungan dan kemajuan masyarakat.
Untuk memfasilitasi penambang emas liar agar dapat memperoleh legalitas, pemerintah berupaya memperbaiki tata kelola pertambangan, khususnya aktivitas penambangan emas yang masih dilakukan secara ilegal. Salah satu upaya yang ditempuh pemerintah adalah memfasilitasi penambang yang teridentifikasi sebagai penambang liar untuk diberikan izin melalui mekanisme Izin Pertambangan Rakyat (IPR).
Kematian Rida Mulyana meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan masyarakat yang mengenalnya. Namun, warisan dan kontribusinya di sektor energi akan tetap dikenang dan dihargai.









