GemaWarta – 31 Mei 2026 | Sakit kepala es krim, atau yang dikenal dengan istilah “brain freeze”, adalah fenomena yang sangat umum terjadi ketika kita mengonsumsi es krim atau makanan dingin lainnya dengan terlalu cepat. Namun, apa yang tidak banyak orang ketahui adalah bahwa sakit kepala es krim ini dapat mengungkap banyak tentang kesehatan kita.
Menurut Amaal Starling, seorang neurolog dari Mayo Clinic di Minnesota, Amerika Serikat, sakit kepala es krim disebabkan oleh pendinginan yang cepat pada atap mulut atau bagian belakang tenggorokan. Hal ini menyebabkan pembuluh darah menyusut dengan cepat, kemudian membesar kembali untuk memulihkan aliran darah. Serat-serat nyeri pada dinding pembuluh darah ini kemudian memicu sinyal nyeri yang dikirim ke otak, sehingga kita merasakan sakit kepala.
Penelitian juga menunjukkan bahwa sakit kepala es krim dapat berjalan dalam keluarga. Jika orang tua Anda mengalami sakit kepala es krim, maka kemungkinan besar Anda juga akan mengalaminya. Oleh karena itu, jika Anda sering mengalami sakit kepala es krim, maka sebaiknya Anda memeriksa apakah ada riwayat keluarga yang sama.
Sakit kepala es krim juga dapat menjadi indikator kesehatan lainnya. Jika Anda mengalami sakit kepala es krim yang sering atau parah, maka sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah ada kondisi kesehatan lain yang perlu diperhatikan.
Dalam kesimpulan, sakit kepala es krim bukan hanya fenomena yang menyakitkan, tetapi juga dapat menjadi indikator kesehatan kita. Oleh karena itu, jika Anda mengalami sakit kepala es krim, jangan hanya menganggapnya sebagai hal yang biasa, tetapi periksakan diri Anda ke dokter untuk mengetahui apakah ada kondisi kesehatan lain yang perlu diperhatikan.











