HUKUM

Abdul Wahid: Tokoh di Balik Pembangunan Kebudayaan dan Penolakan Miras

×

Abdul Wahid: Tokoh di Balik Pembangunan Kebudayaan dan Penolakan Miras

Share this article
Abdul Wahid: Tokoh di Balik Pembangunan Kebudayaan dan Penolakan Miras
Abdul Wahid: Tokoh di Balik Pembangunan Kebudayaan dan Penolakan Miras

GemaWarta – 24 Juli 2026 | Abdul Wahid, seorang tokoh yang berperan penting dalam pembangunan kebudayaan dan penolakan miras di Indonesia. Ia merupakan Ketua Dewan Kebudayaan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berkomitmen untuk memajukan kebudayaan daerah secara berkelanjutan.

Abdul Wahid mengatakan bahwa penyusunan rancangan haluan pemajuan kebudayaan daerah jangka panjang untuk periode 2026 hingga 2045 telah dimulai. Dokumen ini diharapkan dapat menjadi pedoman pembangunan kebudayaan yang menjadi acuan bagi lintas periode kepemimpinan kepala daerah.

🔖 Baca juga:
Kontroversi Roy Suryo: Tuduhan Ijazah Jokowi, RJ, dan Tuduhan Kepribadian Ganda

Selain itu, Abdul Wahid juga terlibat dalam penolakan miras di Kabupaten Sidoarjo. Ia merupakan Ketua Komisi Fatwa, Perundang-undangan dan Hukum MUI Kabupaten Sidoarjo yang menolak keberadaan kafe maupun gerai yang menjual minuman keras (miras).

Abdul Wahid menegaskan bahwa MUI menolak segala bentuk peredaran miras dan praktik kemaksiatan yang terorganisir. Ia berharap bahwa penanganan masalah miras dapat dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur agar tetap menjaga ketertiban masyarakat.

🔖 Baca juga:
Kasus Korupsi Febrie Adriansyah: Profil Jaksa dan Dinamika Hukum

Dalam konteks yang berbeda, Abdul Wahid juga terlibat dalam diskusi tentang komunikasi asertif. Ia mengatakan bahwa komunikasi asertif merupakan gaya berkomunikasi yang menekankan pada kejujuran dan rasa hormat terhadap diri sendiri maupun orang lain.

Abdul Wahid menegaskan bahwa komunikasi asertif dapat membantu individu mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental. Ia berharap bahwa masyarakat dapat mempraktekan komunikasi asertif dalam kehidupan sehari-hari.

🔖 Baca juga:
Kasus Taufik Hidayat: Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan yang Menghebohkan

Kesimpulan, Abdul Wahid merupakan tokoh yang berperan penting dalam pembangunan kebudayaan dan penolakan miras di Indonesia. Ia berkomitmen untuk memajukan kebudayaan daerah secara berkelanjutan dan menolak segala bentuk peredaran miras dan praktik kemaksiatan yang terorganisir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *