HUKUM

Kasus Korupsi dan Penggeledahan Rumah di Sentul: 74 Kg Emas dan Rupiah Miliaran Ditemukan

×

Kasus Korupsi dan Penggeledahan Rumah di Sentul: 74 Kg Emas dan Rupiah Miliaran Ditemukan

Share this article
Kasus Korupsi dan Penggeledahan Rumah di Sentul: 74 Kg Emas dan Rupiah Miliaran Ditemukan
Kasus Korupsi dan Penggeledahan Rumah di Sentul: 74 Kg Emas dan Rupiah Miliaran Ditemukan

GemaWarta – 09 Juli 2026 | Kasus penggeledahan rumah di kawasan Sentul yang terkait tiga perkara korupsi menjadi perhatian publik. Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri telah mengungkapkan isi brankas yang ditemukan dalam rumah tersebut.

Menurut keterangan Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto, brankas tersebut berisi tujuh koper yang penuh emas batangan dan uang tunai. "Ditemukan brankas terkunci, setelah dibuka berisi tujuh koper. Yang pertama 74 kilogram emas batangan. Kemudian 4.767.300 USD. Kemudian 14.083.800 SGD. Kemudian 100 juta rupiah. Estimasi total dalam rupiah senilai 476 miliar," kata Irjen Pol Totok Suharyanto.

🔖 Baca juga:
Mantan Artis Fabiola Elizabeth Agnes Tersangka Scammer: Dari Gaji Hingga Peran di Jaringan Internasional

Temuan ini membuat publik akhirnya bertanya-tanya, 74 kg emas berapa rupiah? Untuk mengetahui jawabannya, perlu diketahui harga emas terlebih dahulu. Jika merujuk pada harga emas Antam per hari ini, nilainya adalah Rp 2.633.000 per gram. Di sisi lain, harga emas Galeri24 di situs resminya tercatat Rp 2.615.000 per gram di hari ini.

Kedua data tersebut menunjukkan bahwa harga emas sekarang berada di kisaran rata-rata Rp 2.625.000 per gram. Nah, untuk mengetahui harga 74 kilogram (74.000 gram) emas, nilai 2.625.000 tinggal dikalikan 74.000. Hasilnya adalah 194.250.000.000 atau 194,2 miliar. Jadi, dapat disimpulkan bahwa 74 kilogram emas setara dengan kurang lebih Rp 194,2 miliar.

Sementara itu, di dunia sepak bola, pertandingan Norwegia vs Inggris di Piala Dunia FIFA 2026 menjadi perhatian. Tim Norwegia yang kini jauh lebih baik akan menghadapi tim Three Lions yang selalu diunggulkan untuk memperebutkan tempat di semifinal Piala Dunia.

🔖 Baca juga:
Pamen Polda Kalsel yang Viral Nyetir Sambil Merokok Minta Maaf Usai Diperiksa Propam

Dengan kehadiran dua penyerang terbaik di dunia, pertandingan ini dipastikan akan sangat menarik. Norwegia telah menghadirkan hiburan di Piala Dunia dalam berbagai aspek. Para pendukungnya yang begitu banyak telah menampilkan energi dan semangat luar biasa melalui nyanyian yang memukau serta perayaan bergaya dayung.

Di lain pihak, PT Agrinas Pangan Nusantara angkat bicara soal sistem pengelolaan dan pengupahan yang disebut memicu kekecewaan pengelola gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Isu ini sebelumnya viral di media sosial setelah 80% dari 85 gerai KDKMP di Bojonegoro sempat berhenti beroperasi secara serentak pada 3 Juli 2026.

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan pihaknya memahami keresahan yang muncul dan menegaskan bahwa kesejahteraan personel adalah prioritas utama perusahaan. "Menanggapi isu yang berkembang di media sosial terkait proses penggajian personel KDKMP, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih atas setiap perhatian, masukan, dan kepedulian yang diberikan. Kesejahteraan para personel adalah prioritas yang tidak pernah kami kompromikan," tulis Joao dalam akun Instagram pribadinya.

🔖 Baca juga:
Pangkat Bintang Tiga: Kasus Hukum dan Peradilan Militer di TNI

Terakhir, kasus rasuah batu bara terungkap dan menjadi perhatian. Sebuah kafe di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, mendadak ramai pada Rabu siang. Bukan pengunjung yang datang, melainkan sejumlah polisi, termasuk Kortas Tipikor Polri. Kedatangan mereka untuk mencari barang bukti yang diduga disimpan dalam kafe tersebut.

Berdasarkan informasi, polisi telah mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan korupsi batu bara di lantai dua kafe de’Clan Cipete, Jakarta Selatan. Adapun barang-barang yang bisa disita polisi antara lain sejumlah dokumen dan handphone. Tidak hanya itu, polisi juga menemukan uang dalam bentuk rupiah hingga USD senilai Rp 60 miliar.

Kesimpulan, kasus korupsi dan penggeledahan rumah di Sentul, pertandingan Norwegia vs Inggris di Piala Dunia FIFA 2026, isu pengelolaan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan kasus rasuah batu bara menjadi perhatian publik. Dalam beberapa kasus, ditemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan korupsi, termasuk emas batangan dan uang tunai. Sementara itu, di dunia sepak bola, pertandingan Norwegia vs Inggris dipastikan akan sangat menarik dengan kehadiran dua penyerang terbaik di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *