HUKUM

Kecelakaan Maut di Bekasi: Truk Tabrak Sepeda Motor, Sopir Ojol Meninggal Dunia

×

Kecelakaan Maut di Bekasi: Truk Tabrak Sepeda Motor, Sopir Ojol Meninggal Dunia

Share this article
Kecelakaan Maut di Bekasi: Truk Tabrak Sepeda Motor, Sopir Ojol Meninggal Dunia
Kecelakaan Maut di Bekasi: Truk Tabrak Sepeda Motor, Sopir Ojol Meninggal Dunia

GemaWarta – 01 Juli 2026 | Kecelakaan maut terjadi di Simpang Unisma, Jalan Cut Meutia, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Peristiwa itu terjadi pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 08.45 WIB. Akibat kecelakaan yang terjadi, satu sopir ojek online (ojol) meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian bermula saat truk melaju dari arah Jakarta menuju Bekasi dengan kecepatan tinggi memasuki persimpangan. Pada saat yang sama, lampu lalu lintas dari arah Jakarta sudah menyala merah. Namun truk tersebut masih terus melaju hingga menabrak sejumlah sepeda motor yang berhenti di lampu lalu lintas tersebut.

🔖 Baca juga:
Kasus Korupsi Investasi TaniHub: Nicko Widjaja dan William Gozali Tolak Tuduhan

Menurut keterangan saksi, truknya melaju kencang dengan kecepatan tinggi. Langsung menabrak para pemotor yang berhenti di lampu merah. Tak berhenti di sana, usai menabrak truk masih terus melaju hingga menabrak pengendara lain yang melaju dari arah Tol Bekasi Timur menuju SMP Negeri 2 Kota Bekasi.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali mengatakan bahwa truk boks Isuzu dengan nomor polisi B 9916 TXT diduga mengalami rem blong hingga menyebabkan kecelakaan. Menurut keterangan yang didapat, diduga kendaraan truk boks nomor polisi B-9916-TXT kehilangan fungsi pengereman, atau mengalami rem blong.

Akibatnya, satu sopir ojek online bernama Sukanta (42) meninggal dunia di lokasi. Ia mengalami luka berat di bagian kepalanya. Sedangkan penumpang bernama Nur Jamilah (52) menjalani perawatan di RS Siloam Bekasi Timur karena luka berat yang diderita.

🔖 Baca juga:
Kontroversi Hakim: Vonis Besar Korupsi Chromebook dan Kasus Kekerasan Seksual di Semarang

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe turut menyambangi kamar jenazah dan bertemu langsung dengan keluarga korban. Di hadapan Harris, istri korban tak kuasa menahan kesedihan atas kepergian suaminya yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga.

Menurutnya, Sukanta merupakan sosok suami yang bertanggung jawab dan selalu mengutamakan kebutuhan istri serta anak-anaknya yang masih kecil. Ia mengungkapkan, sang suami kerap bekerja dari pagi hingga larut malam, bahkan sering tidak pulang ke rumah karena terus mencari penumpang demi memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya pendidikan anak-anaknya.

Pihak kepolisian masih memeriksa kelayakan truk dan penyebab kecelakaan itu. Namun, dugaan sementara, truk tersebut mengalami rem blong. Polisi belum bisa memastikan apakah sopir terpengaruh alkohol dan obat-obatan atau tidak. Saat ini sopir truk sedang dites urine.

🔖 Baca juga:
Eks Wamenaker Noel Terbukti Terima Gratifikasi, Dihukum 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Gefri Agitia mengatakan pihaknya juga masih memastikan penyebab kecelakaan itu. Untuk kendaraannya juga kita menghadirkan ahli forensik untuk memastikan penyebab laka (kecelakaan) terkait kelayakan kendaraan dan korban yang meninggal.

Polisi juga mengimbau para pengemudi untuk selalu waspada dan mengikuti aturan lalu lintas. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.

Kecelakaan maut di Bekasi ini menjadi peringatan bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dan waspada di jalan raya. Kita harus selalu mengikuti aturan lalu lintas dan tidak mengemudi dengan kecepatan tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *