HUKUM

Kementerian Agama Republik Indonesia: Upaya Pencegahan Korupsi dan Pengembangan Pendidikan

×

Kementerian Agama Republik Indonesia: Upaya Pencegahan Korupsi dan Pengembangan Pendidikan

Share this article
Kementerian Agama Republik Indonesia: Upaya Pencegahan Korupsi dan Pengembangan Pendidikan
Kementerian Agama Republik Indonesia: Upaya Pencegahan Korupsi dan Pengembangan Pendidikan

GemaWarta – 25 Juli 2026 | Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah korupsi dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Salah satu upaya tersebut adalah dengan membuka kanal pengaduan dan pelaporan dugaan kekerasan di lingkungan pesantren melalui Aplikasi Manajemen Aduan Antikekerasan (AMAN).

AMAN merupakan aplikasi yang dapat diakses di aman.kemenag.go.id, yang memungkinkan santri, siswa, orang tua, pendidik, maupun masyarakat untuk melaporkan dugaan kekerasan fisik, kekerasan seksual, serta kekerasan di ruang digital.

🔖 Baca juga:
Kasus Korupsi Batu Bara: Penyidikan yang Menjerat Jampidsus Febrie Adriansyah

Selain itu, Kemenag juga telah menyelenggarakan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027, yang bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik agar memiliki akhlakul karimah, berprestasi, dan mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Menpora Erick Thohir juga telah melakukan kunjungan ke Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, untuk membahas lapangan kerja, kesehatan mental, dan penguatan program kepemudaan yang berdampak.

🔖 Baca juga:
Richard Lee Siap Bongkar Fakta Soal Kosmetik Ilegal dalam Sidang Pekan Depan

Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, menyoroti kasus korupsi yang merajalela di Indonesia dan menekankan pentingnya budaya antikorupsi yang harus dibangun sejak dini, khususnya bagi generasi muda.

Dalam upaya mencegah korupsi, Yusril juga menegaskan bahwa setiap pejabat negara harus memiliki etika dan moral yang dilandasi dari ajaran agama, dan bahwa perangkat hukum yang bagus belum tentu menjamin suatu negara bebas dari kasus korupsi.

🔖 Baca juga:
Warga Palembang Terekam CCTV Buang Sampah ke Sungai Musi, Kenapa Ini Terjadi?

Kesimpulan, Kemenag dan pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah korupsi dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Namun, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran etika dan moral di kalangan pejabat negara dan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *