HUKUM

Mengenal Niat Puasa Muharram dan Keutamaannya

×

Mengenal Niat Puasa Muharram dan Keutamaannya

Share this article
Mengenal Niat Puasa Muharram dan Keutamaannya
Mengenal Niat Puasa Muharram dan Keutamaannya

GemaWarta – 17 Juni 2026 | Memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, umat Muslim disunnahkan untuk menjalankan ibadah puasa Tasua dan Asyura. Kedua puasa ini memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam sejarah dan syariat Islam. Pada tahun ini, puasa Tasua (9 Muharram) dapat dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026, sedangkan puasa Asyura (10 Muharram) jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026.

Sebelum mengamalkannya, pastikan kita telah menghafal perbedaan bacaan niatnya. Niat puasa Tasua adalah “Nawaitu shauma ghodin min yaumi tasuu’aa-in sunnatan lillahi ta’aalaa”, sedangkan niat puasa Asyura adalah “Nawaitu shauma ghodin min yaumi ‘asyura-a sunnatan lillaahi ta’aalaa”.

🔖 Baca juga:
Skandal Disiplin di Pengadilan Negeri: 28 Aparatur Dihukum, Gugatan Besar PT KAI Menanti Sidang

Menurut Buya Yahya, puasa sunnah dengan sunnah lainnya boleh digabung menjadi satu, namun puasa sunnah tidak boleh digabung dengan puasa fardhu. Puasa Qadha Ramadhan tidak boleh dicampur dengan niat puasa sunnah karena qadha atau mengganti puasa wajib seperti Puasa Ramadhan itu hukumnya wajib.

Keutamaan puasa Asyura adalah menghapus dosa setahun yang lalu. Berdasarkan hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW menegaskan bahwa puasa pada hari Asyura dapat menghapus dosa-dosa kecil yang dilakukan selama satu tahun penuh yang telah berlalu.

Puasa sunnah di bulan Muharram ini merupakan puasa yang paling utama setelah bulan Ramadhan. Sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi: Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, ia menceritakan bahwa Rasulullah SAW, telah bersabda: “Sebaik-baik puasa setelah bulan Ramadhan adalah pada bulan Allah, yaitu Muharram.”

🔖 Baca juga:
Andrie Yunus Tolak Kesaksian di Pengadilan Militer, Koalisi Sipil Gugat Pelanggaran Konstitusi

Umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan ibadah di bulan Muharram. Salah satunya dengan menjalankan puasa sunnah. Sebagian umat Islam, biasanya memanfaatkan momentum bulan-bulan mulia untuk melaksanakan puasa sunnah sekaligus qadha Ramadhan.

Niat puasa Muharram sekaligus qadha Ramadhan menjadi informasi penting bagi umat Islam yang ingin menraih pahala berlipat dan keutamaan di bulan haram. Niat harus dilakukan pada malam harinya atau saat makan sahur.

Keutamaan puasa Tasu’a dan Asyura antara lain adalah menghapus dosa setahun yang lalu, puasa sunnah paling utama setelah Ramadhan, dan puasa sunnah di bulan Muharram ini merupakan puasa yang paling utama setelah bulan Ramadhan.

🔖 Baca juga:
Catat! Pemberi kerja wajib beri cuti, THR, dan jaminan sosial untuk PRT

Dengan demikian, umat Islam dapat memperbanyak amalan ibadah di bulan Muharram dan meraih keutamaan yang telah dijanjikan oleh Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *