HUKUM

Pengacara Don Ritto: Uang di Kafe de’Clan untuk Bangun Dermaga di Kalimantan Timur

×

Pengacara Don Ritto: Uang di Kafe de’Clan untuk Bangun Dermaga di Kalimantan Timur

Share this article
Pengacara Don Ritto: Uang di Kafe de'Clan untuk Bangun Dermaga di Kalimantan Timur
Pengacara Don Ritto: Uang di Kafe de'Clan untuk Bangun Dermaga di Kalimantan Timur

GemaWarta – 14 Juli 2026 | Kuasa hukum Don Ritto, Handika Honggowongso, mengakui bahwa kliennya kenal dan merupakan teman satu almamater di universitas yang sama dengan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Keduanya merupakan lulusan Universitas Jambi. Hal tersebut disampaikan Handika saat ditanya mengenai keterkaitan kliennya dengan Febrie dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi yang tengah bergulir.

🔖 Baca juga:
Khofifah Pasrah Hadapi Penangkapan Anak Buah di Kasus Pungli ESDM Jatim: Ini Pernyataannya

Handika juga mengkonfirmasi kebenaran informasi yang menyebutkan bahwa Don dan Febrie berada dalam satu almamater pendidikan.

Sebelumnya, Don Ritto telah ditetapkan sebagai tersangka dalam pengembangan penyidikan perkara yang tengah ditangani Kortastipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya.

Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi penanganan perkara PT ASABRI. Don diduga kuat berperan sebagai nominee atau pihak yang digunakan untuk menyamarkan aset.

Don dijerat sebagai tersangka dalam penanganan kasus ASABRI bersama dengan Febrie Adriansyah.

Ada 13 lokasi yang digeledah dalam kasus itu, dua di antaranya diduga terafiliasi dengan Don Ritto, yakni kafe de’Clan, yang dari sana disita sejumlah bukti terdiri atas SGD 3.130.000 dalam pecahan 100 dolar Singapura, USD 889.965, serta uang tunai Rp 259.159.000.

🔖 Baca juga:
Penggeledahan Polisi di Restoran dan Money Changer, Rumah Jampidsus Dijaga Ketat TNI

Total, aset yang disita senilai Rp 60 miliar.

Handika Honggowongso, kuasa hukum Don Ritto, menyebut uang miliaran rupiah yang disita polisi dari Cafe de’Clan Signature dan Koin Money Changer merupakan uang kerja sama membangun dermaga di Kalimantan Timur (Kaltim).

Uang yang disita tersebut dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya.

Handika memastikan, uang yang disita tersebut tidak terkait dengan tiga kasus korupsi yang disangkakan.

Pengacara Don Ritto menegaskan kliennya pasif dalam kasus dugaan pemerasan terkait korupsi ASABRI dan tidak memiliki hubungan pribadi maupun finansial dengan taipan Tan Kian.

🔖 Baca juga:
Pengacara Inara Rusli Bantah Kuat Rumor Inara Rusli hamil Anak Insanul Fahmi: Klarifikasi Lengkap

Polisi menyita uang sekitar Rp60 miliar dari kafe de’Clan dan Rp7,2 miliar dari Koin Money Changer milik Don Ritto saat penggeledahan di Cipete, Jakarta Selatan.

Handika menjelaskan uang yang disita merupakan hasil kerja sama bisnis pembangunan dermaga di Kalimantan Timur antara Don Ritto dan seorang pengusaha asal Kalimantan.

Kesimpulan, uang yang disita dari Don Ritto berasal dari kerja sama bisnis pembangunan dermaga di Kalimantan Timur dan tidak terkait dengan kasus korupsi ASABRI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *