Pendidikan

SPMB Kota Bandung 2026: Pendaftaran dan Prospek Pendidikan

×

SPMB Kota Bandung 2026: Pendaftaran dan Prospek Pendidikan

Share this article
SPMB Kota Bandung 2026: Pendaftaran dan Prospek Pendidikan
SPMB Kota Bandung 2026: Pendaftaran dan Prospek Pendidikan

GemaWarta – 22 Juni 2026 | SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) Kota Bandung 2026 telah memasuki tahap yang lebih serius. Pendaftaran untuk jalur afirmasi dan prestasi sudah ditutup, dan hasil seleksi telah diumumkan. Calon murid yang diterima di sekolah tujuan diminta segera melakukan daftar ulang secara online.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, pengumuman hasil seleksi dilakukan secara daring pada 19 Juni 2026. Peserta yang diterima diminta melakukan daftar ulang secara online pada 22-23 Juni 2026. Asep juga menjelaskan bahwa peserta jalur afirmasi Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) yang diterima di sekolah negeri maupun swasta wajib menerima hasil penempatan karena orang tua sebelumnya telah menyetujui pilihan sekolah saat proses pendaftaran.

🔖 Baca juga:
SPMB Jakarta: KPK dan DPRD DKI Jakarta Upayakan Penerimaan Siswa Baru Berjalan Lancar dan Bebas Kecurangan

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan membiayai pendidikan puluhan ribu siswa SMA yang tidak tertampung di sekolah negeri pada SPMB Tahun Ajaran 2026/2027. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan bahwa jumlah siswa SMA yang tidak tertampung di sekolah negeri tahun ini diperkirakan berkisar antara 70.000 hingga 80.000 orang. Pemprov Jabar menjalin kerja sama dengan sekolah swasta untuk menampung siswa tersebut.

Untuk memastikan akses pendidikan yang merata, Pemerintah Kota Bandung berkomitmen memberikan layanan pendidikan kepada warga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5. Dengan demikian, seluruh calon murid tetap mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan.

🔖 Baca juga:
Pendaftaran Sekolah Maung 2026: Informasi Terbaru dan Prosedur Pendaftaran

Kota Bandung juga terus berupaya meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat melalui seni daur ulang dan citizen science. Melalui pameran instalasi seni lingkungan bertajuk ‘BiodiverCity’, masyarakat diajak untuk membuka mata bahwa dinamika kehidupan satwa dan tumbuhan sebenarnya tumbuh subur dan berdampingan langsung di tengah hiruk-piruk pusat kota.

Dalam rangka meningkatkan akses pendidikan dan kesadaran ekologis, Kota Bandung terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan lingkungan hidup. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Kota Bandung dapat menikmati pendidikan yang berkualitas dan lingkungan hidup yang sehat.

🔖 Baca juga:
Kontroversi Lagu “Erika” Pecah di ITB: Evaluasi Budaya, Etika Digital, dan Upaya Cegah Kekerasan Seksual Kampus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *