Religi

Mengenal Hari Tasyrik dan Amalan Sunnah di Bulan Dzulhijjah

×

Mengenal Hari Tasyrik dan Amalan Sunnah di Bulan Dzulhijjah

Share this article
Mengenal Hari Tasyrik dan Amalan Sunnah di Bulan Dzulhijjah
Mengenal Hari Tasyrik dan Amalan Sunnah di Bulan Dzulhijjah

GemaWarta – 03 Juni 2026 | Hari ini, 2 Juni 2026, bertepatan dengan tanggal 16 Dzulhijjah 1447 H. Bulan Dzulhijjah merupakan bulan ke-12 dalam kalender Hijriah dan memiliki beberapa amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam.

Salah satu amalan sunnah di bulan Dzulhijjah adalah berpuasa selama sembilan hari pertama, yaitu tanggal 1-9 Dzulhijjah. Puasa ini termasuk amalan shalih yang dianjurkan pada bulan ini. Ummul Mu’minin Hafsah menuturkan, ‘Sesungguhnya, Rasulullah SAW berpuasa Asyura, sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, dan tiga hari pada setiap bulan.’ (HR. Abu Dawud).

🔖 Baca juga:
Hari Tasyrik 2026: Amalan Sunnah dan Perayaan di Indonesia

Puasa Arafah merupakan puasa yang dilaksanakan pada hari Arafah atau pada 9 Dzulhijjah. Puasa ini sangat dianjurkan lantaran Hari Arafah termasuk hari yang penuh keutamaan, yakni hari pengampunan dosa dan hari bagi para jamaah haji untuk wukuf. Aisyah mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Tidak ada suatu hari yang Allah lebih banyak membebaskan seorang hamba dari api neraka, melainkan hari Arafah.’ (HR. Muslim).

Di samping itu, ada beberapa amalan sunnah lainnya di bulan Dzulhijjah, seperti bertakbir, sholat Id, berkurban, dan puasa Ayyamul Bidh. Bertakbir merupakan amalan sunnah yang dianjurkan setelah sholat fardhu, yaitu dengan mengucapkan ‘Allahu Akbar’ sebanyak 3 kali.

🔖 Baca juga:
Mengenal Khutbah Jumat Bulan Dzulhijjah dan Jadwal Wukuf Arafah 2026

Sholat Id merupakan sholat yang dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah, yaitu hari raya Idul Adha. Sholat ini dilaksanakan di lapangan atau masjid dan diimami oleh seorang imam.

Berkurban merupakan amalan sunnah yang dianjurkan pada hari raya Idul Adha. Kurban dilaksanakan dengan menyembelih hewan kurban, seperti sapi atau kambing, sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.

🔖 Baca juga:
Idul Adha 2026: Momen Berkurban dan Silaturahmi di Tengah Libur Cuti Bersama

Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa yang dilaksanakan pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Puasa ini dianjurkan sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan.

Dengan demikian, bulan Dzulhijjah merupakan bulan yang penuh dengan amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam. Oleh karena itu, mari kita memanfaatkan bulan ini dengan melakukan amalan sunnah yang dianjurkan dan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *