GemaWarta – 27 April 2026 | Pertandingan pekan ke-34 Serie A antara AS Roma dan Bologna berlangsung sengit di Stadion Renato Dall’Ara pada Sabtu 25 April 2026. Pertemuan ini bukan sekadar laga rutin; Roma datang dengan tekad membalas kekalahan mereka di babak 16 besar Liga Europa, di mana Bologna menyingkirkan tim sang juara Italia dengan agregat 4-3 setelah perpanjangan waktu.
Sejak peluit awal, Roma menunjukkan intensitas tinggi. Pada menit ketujuh, Donyell Malen memanfaatkan umpan tajam yang diberikan oleh Neil El Aynaoui untuk menembus pertahanan Bologna. Gol pertama ini memberi Roma keunggulan dini dan menegaskan bahwa balasan Roma sudah dimulai.
Kehadiran Paulo Dybala yang kembali fit setelah tiga bulan absen juga menambah kepercayaan diri lini serang. Meskipun Dybala belum mencetak gol, gerakannya membantu membuka ruang bagi rekan satu tim dan menambah dimensi serangan Roma.
Menjelang jeda babak pertama, Roma memperluas keunggulannya. Pada menit tambahan pertama, Malen menyuplai bola kepada El Aynaoui yang dengan tenang menuntaskan peluang dekat, menjadikan skor 2-0. Gol ini tidak hanya meningkatkan jarak, tetapi juga memberi Roma kontrol penuh atas tempo permainan.
Bologna berusaha bangkit pada paruh pertama dengan beberapa peluang. Riccardo Orsolini hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-32, namun kiper Mile Svilar berhasil menolak tembakan. Usaha serangan balik Bologna kembali berlanjut di babak kedua, ketika Jens Odgaard menembak keras namun diblokir pertahanan Roma yang tetap solid.
Menjelang akhir pertandingan, Orsolini kembali menciptakan peluang, namun tembakannya memantul ke mistar gawang. Kesempatan terakhir Bologna di waktu tambahan hanya dihadang penyelamatan gemilang Svilar, memastikan kemenangan tipis Roma tetap bertahan.
Secara taktik, Roma mengandalkan pressing tinggi sejak menit pertama, memaksa Bologna bermain mundur dan mengurangi ruang gerak. Pertahanan Roma tetap terorganisir, menghalau serangan bola mati dan serangan balik lawan. Sementara itu, Bologna menunjukkan tekad dengan meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua, namun kurang efektif dalam memanfaatkan peluang yang ada.
- Skor akhir: Roma 2 – 0 Bologna
- Gol: Donyell Malen (7′), Neil El Aynaoui (45+1′)
- Poin Roma setelah laga: 61 (peringkat 5)
- Poin Bologna setelah laga: 48 (peringkat 8)
- Selisih poin dengan empat besar: 2 poin
Kemenangan ini menempatkan AS Roma pada peringkat kelima klasemen Serie A dengan 61 poin, hanya dua poin di belakang zona empat besar yang masih bersaing untuk tiket Liga Champions. Di sisi lain, Bologna tetap berada di peringkat kedelapan dengan 48 poin, berjarak sepuluh poin dari zona kompetisi Eropa.
Dengan hasil ini, Roma tidak hanya mengukir balasan atas kekalahan di Liga Europa, tetapi juga memperkuat ambisinya untuk kembali ke kompetisi Eropa musim depan. Pertandingan selanjutnya akan menjadi penentu apakah Roma mampu menutup kesenjangan dua poin tersebut dan mengamankan tiket ke ajang bergengsi.
Secara keseluruhan, Roma menunjukkan efektivitas dalam memanfaatkan momen penting, menggabungkan kecepatan serangan, kedisiplinan defensif, dan kontribusi pemain veteran seperti Dybala. Bologna, meski gagal meraih poin, tetap menunjukkan semangat juang yang patut dihargai.











