Bencana Alam

Gempa Bumi Mengguncang Lombok: 3 Kali Gempa dalam Sehari, Warga Merasakan Getaran

×

Gempa Bumi Mengguncang Lombok: 3 Kali Gempa dalam Sehari, Warga Merasakan Getaran

Share this article
Gempa Bumi Mengguncang Lombok: 3 Kali Gempa dalam Sehari, Warga Merasakan Getaran
Gempa Bumi Mengguncang Lombok: 3 Kali Gempa dalam Sehari, Warga Merasakan Getaran

GemaWarta – 29 Mei 2026 | Wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) diguncang oleh tiga kali gempa bumi pada Jumat, 29 Mei 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa gempa pertama terjadi pada pukul 04.03 WITA dengan kekuatan magnitudo 3,7. Pusat gempa berada di laut pada jarak 18 kilometer utara Lombok Barat, NTB, dengan kedalaman 11 kilometer.

Gempa bumi kedua terjadi pukul 05.43 WITA, berkekuatan magnitudo 3,1, dan berlokasi di darat pada jarak 18 kilometer barat daya Lombok Utara, NTB, dengan kedalaman 13 kilometer. Sementara itu, gempa ketiga terjadi pukul 07.20 WITA, dengan kekuatan magnitudo 3,2, dan berlokasi di darat pada jarak 18 kilometer utara Lombok Barat, NTB, dengan kedalaman 10 kilometer.

🔖 Baca juga:
Waspada! Cuaca Ekstrem Mengguncang 12 Daerah, Hujan Lebat & Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Sumawan, gempa-gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal yang disebabkan oleh aktivitas sesar aktif di dasar laut dan darat. Guncangan gempa dirasakan oleh warga di wilayah Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara, dan Lombok Tengah.

Salah satu warga Kota Mataram, Sirtu, mengaku bahwa dia merasakan guncangan gempa disertai suara gemuruh pada gempa pertama dan kedua. BMKG juga menyebutkan bahwa dampak gempa bumi berdasarkan estimasi peta guncangan dan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, dan Kota Mataram, yaitu III MMI atau getaran dirasakan nyata terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempa bumi tektonik menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. BMKG imbau masyarakat untuk selalu tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Masyarakat diminta untuk terus berlatih langkah praktis untuk mengantisipasi bahaya gempa bumi.

🔖 Baca juga:
Cuaca Indonesia Hari Ini: Hujan Ringan hingga Sedang di Berbagai Kota

Kegiatan gempa bumi ini menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara yang rawan bencana, terletak di jalur Cincin Api Pasifik dan pertemuan lempeng tektonik aktif. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk menghadapi bencana gempa bumi.

BMKG secara aktif memantau dan menyediakan data mengenai setiap kejadian gempa, mulai dari magnitudo, kedalaman, hingga lokasi episenter. Informasi yang akurat dan cepat dari BMKG membantu masyarakat untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.

Dalam beberapa kejadian gempa bumi tercatat di Indonesia pada bulan Mei 2026, termasuk di Muna, Sulawesi Tenggara, dan Gayo Lues, Aceh, dengan magnitudo bervariasi. BMKG mencatat dalam sepekan terakhir di wilayah Indonesia terjadi aktivitas gempa signifikan dan dirasakan masyarakat sebanyak 19 kali dalam berbagai variasi magnitudo dan kedalaman.

🔖 Baca juga:
Hujan Deras Memicu Banjir, Solusi Sumur Resapan, dan Drama MotoGP Jerez: Apa Kata BMKG?

Kesimpulan dari kejadian gempa bumi ini adalah bahwa masyarakat perlu meningkatkan kesiapsiagaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghadapi bencana gempa bumi. Dengan demikian, dampak bencana gempa bumi dapat diminimalkan dan masyarakat dapat lebih siap menghadapi bencana tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *