TEKNO

Sarvam Lawan OpenAI: Membangun Model AI 1 Triliun Parameter untuk Masa Depan

×

Sarvam Lawan OpenAI: Membangun Model AI 1 Triliun Parameter untuk Masa Depan

Share this article
Sarvam Lawan OpenAI: Membangun Model AI 1 Triliun Parameter untuk Masa Depan
Sarvam Lawan OpenAI: Membangun Model AI 1 Triliun Parameter untuk Masa Depan

GemaWarta – 30 Juli 2026 | Sarvam, sebuah perusahaan rintisan AI asal India, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka sedang membangun model AI dengan 1 triliun parameter. Model ini diharapkan dapat bersaing dengan model AI lainnya seperti OpenAI dan Anthropic.

Menurut Pratyush Kumar, co-founder Sarvam, model AI ini sedang dibangun dari awal di India dan dirancang untuk bersaing dalam berbagai bidang seperti coding, cybersecurity, simulasi, dan penelitian ilmiah. ‘Kami sangat gembira mengumumkan bahwa kami sedang membangun model AI dengan lebih dari 1 triliun parameter di India. Kami membangunnya dari awal untuk bersaing dalam coding, cybersecurity, simulasi, dan penelitian ilmiah’, kata Kumar.

🔖 Baca juga:
India Siap Rebut Gelar Keenam SAFF Women’s Championships Melawan Bangladesh

Model AI ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam berbagai bidang. Selain itu, Sarvam juga mengumumkan bahwa mereka telah memperbarui model AI mereka yang ada, yaitu Sarvam 105B, yang kini 5,5 kali lebih murah daripada model AI lainnya.

Sarvam 105B kini dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk voice call dan instruksi. Perusahaan juga mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan Sarvam Vision 2.0, yang merupakan generasi kedua dari platform penglihatan AI mereka. Sarvam Vision 2.0 dapat membantu perusahaan dalam mengenali dan menginterpretasikan dokumen dan teks.

🔖 Baca juga:
Xiaomi Redmi Note 17 Pro: Ponsel dengan Baterai Jumbo dan Teknologi Canggih

Di lain pihak, RAC telah mengingatkan pengemudi untuk berhati-hati saat mengenakan kacamata hitam saat berkendara. Kacamata hitam yang terlalu gelap dapat menyebabkan pengemudi tidak dapat melihat dengan jelas, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan. RAC menyarankan pengemudi untuk memilih kacamata hitam yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan tidak terlalu gelap.

Sementara itu, Wieson Technologies telah membentuk kemitraan strategis dengan Sugars, sebuah perusahaan asal Korea, untuk memperluas kehadiran mereka di pasar AI Vision dan high-speed video interconnect. Kemitraan ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam berbagai bidang.

🔖 Baca juga:
Gemini 3.5 Flash: Revolusi Baru dalam Dunia AI dengan Kemampuan Multimodal dan Agentic

Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi AI telah berkembang pesat dan telah digunakan dalam berbagai bidang. Dengan kemampuan untuk memproses dan menganalisis data dalam jumlah besar, AI telah menjadi salah satu teknologi yang paling penting dalam beberapa dekade terakhir. Namun, masih banyak tantangan yang harus diatasi dalam pengembangan AI, termasuk masalah keamanan dan etika.

Kesimpulan, Sarvam telah mengumumkan bahwa mereka sedang membangun model AI dengan 1 triliun parameter untuk bersaing dengan model AI lainnya. Perusahaan juga telah memperbarui model AI mereka yang ada dan meluncurkan Sarvam Vision 2.0. Sementara itu, RAC telah mengingatkan pengemudi untuk berhati-hati saat mengenakan kacamata hitam saat berkendara, dan Wieson Technologies telah membentuk kemitraan strategis dengan Sugars untuk memperluas kehadiran mereka di pasar AI Vision dan high-speed video interconnect.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *